Berita Terbaru Kota Kediri

Pj Wali Kota Kediri Zanariah Tinjau Operasi Pasar Murni Jelang Natal dan Tahun Baru

Pj Wali Kota Kediri Zanariah meninjau pelaksanaan Operasi Pasar Murni (OPM) di Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto Kediri, begini temuannya

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: faridmukarrom
Lutfi Husnika/ Tribunmataraman.com
Pj Wali Kota Kediri Zanariah meninjau pelaksanaan Operasi Pasar Murni (OPM) di Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto Kediri, begini temuannya 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI -  Pj Wali Kota Kediri Zanariah meninjau pelaksanaan Operasi Pasar Murni (OPM) di Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Senin (9/12/2034). Program ini digelar sebagai upaya menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru.

OPM akan berlangsung pada 9-13 Desember 2024 secara bergiliran di berbagai kelurahan di Kota Kediri, termasuk Kelurahan Dermo, Kelurahan Banjaran, dan Kelurahan Betet pada hari pertama pelaksanaan.  

Dalam OPM ini, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Komoditas yang tersedia meliputi beras premium seharga Rp 63 ribu per pack (kemasan 5 kg), minyak goreng Rp14.500 per botol, gula pasir Rp14 ribu per kilogram, dan telur ayam Rp22 ribu per kilogram.

Setiap kelurahan disediakan stok berupa 160 pack beras premium, 400 kilogram gula pasir, 336 botol minyak goreng, dan 200 kilogram telur ayam. Pembelian hanya diperuntukkan bagi warga ber-KTP Kota Kediri.  

Baca juga: Duel Hidup Mati: Madura United vs Semen Padang di Zona Merah Liga 1

Zanariah menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk menekan inflasi di Kota Kediri yang cenderung meningkat menjelang akhir tahun.

"Menjelang Natal dan Tahun Baru, biasanya harga beberapa komoditas naik, dan itu bisa memengaruhi inflasi. Dengan OPM ini, kami harap konsumsi masyarakat tetap terjaga. Alhamdulillah, Pemkot Kediri masih memiliki anggaran untuk memberikan subsidi," katanya.  

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kestabilan konsumsi dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. 

"Jangan melakukan panic buying. Hemat dan efisien itu kuncinya. Jangan sampai membeli berlebihan tetapi akhirnya terbuang. Pemkot Kediri akan terus berupaya menjaga ketersediaan bahan pangan," jelas Zanariah.  

Program ini juga merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat agar pemerintah daerah berperan aktif dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok.

"Ini adalah upaya kita untuk menyukseskan arahan pemerintah pusat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau," imbuh Zanariah.  

Dalam peninjauan tersebut, Pj Wali Kota Kediri juga menyampaikan bahwa pelaksanaan OPM akan dievaluasi untuk memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kami akan evaluasi bagaimana dampak program ini terhadap masyarakat, apakah stok cukup dan distribusinya merata," pungkasnya.  

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved