Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

Bermula Dari Pertamax Tumpah, Toko Kelontong di Kecamatan Panggul Trenggalek Habis Terbakar 

Bermula dari bensin tumpah, sebuah toko kelontong di desa Depok, kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, ludes terbakar.

Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/sofyan arif candra
Puing-puing toko dan Dapur Rumah di Desa Depok, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, setelah terbakar gara-gara bensin tumpah, Senin (2/12/2024). 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK - Sebuah toko dan dapur rumah di Desa Depok, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, habis terbakar, Senin (2/12/2024).

Kebakaran terjadi bermula saat pemilik toko Suyatno (42) memindahkan BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis pertamax dari drum penampungan ke botol untuk dijual eceran.

"Korban memindahkan BBM Pertamax dari drum 20 liter ke botol kaca menggunakan selang kecil. Belum sampai selesai, ada orang yang mau beli obat di toko tersebut," kata Kabid Damkar Trenggalek, Wasis Widodo, Selasa (3/12/2024).

Suyatno lalu menekuk selang kecil yang di gunakan untuk memindahkan BBM tersebut lalu ditinggal melayani pembeli.

Setelah melayani pembeli, Suyatno berniat kembali melanjutkan aktivitas memindahkan BBM tersebut.

"Korban melihat selang yang sebelumnya di tekuk lepas dan BBM nya tumpah ke lantai toko miliknya," terang Wasis.

Ia kemudian mengambil lap dan mencoba membersihkan BBM yang tumpah ke lantai tersebut.

Celakanya pada saat yang bersamaan kompor gas yang berada kurang lebih 3 meter dari aktivitas Suyatno masih menyala.

Api dari kompor gas tersebut lalu menyambar BBM yang tumpah di lantai dan mengakibatkan terjadinya kebakaran di toko tersebut.

Mendapatkan laporan tersebut, personel Damkar segera mendatangi lokasi kebakaran namun setibanya di jalan desa kertosono - depok mobil trenggana tidak kuat menanjak.

"Akhirnya personil meneruskan dengan membawa sepeda motor. Akhirnya kita memadamkan api dengan cara mengurai titik titik api dan menyiram dengan air seadanya," ucap Wasis.

Dengan bantuan Koramil Panggul, Polsek Panggul, BPBD Pos Panggul, dan masyarakat sekitar api benar-benar bisa dipadamkan satu jam kemudian.

Akibat kebakaran tersebut toko dan dapur rumah korban habis terbakar dengan kerugian lebih kurang Rp 50 juta, namun petugas gabungan dan masyarakat berhasil mencegah api merambat ke rumah utama.

(sofyan arif candra/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved