Pembunuhan Mahasiswi UTM di Bangkalan

Sadisnya Pembunuhan Perempuan di Galis Bangkalan Madura Terlihat Dari Hasil Visum Jenazah Korban

Hasil visum jenazah di RSUD dr Syamrabu Bangkalan memperlihatkan bagaimana sadisnya pelaku pembunuhan perempuan di bekas pemotongan kayu di Bangkalan

|
Editor: eben haezer
ahmad faisol
Jasad perempuan korban pembunuhan di bekas pemotongan kayu di Galis, Bangkalan, saat dibawa ke RSUD dr Syamrabu Bangkalan untuk divisum. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | BANGKALAN – Seorang perempuan ditemukan tewas dengan cara yang tragis di bekas tempat pemotongan kayu di Desa Banjar, kecamatan Galis, kabupaten Bangkalan

Perempuan tersebut tewas dibunuh oleh pria yang diduga adalah kekasihnya. 

Saat ini, pelaku berinisial MMA telah ditangkap dan menjalani penyidikan. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Polisi Tangkap Pembunuh Sadis di Galis Bangkalan Madura, Pelaku Pacar Korban

Dalam tragedi ini, pelaku menghabisi korban dengan cara yang sadis. 

Setidaknya, ini terlihat dari hasil visum terhadap jenazah korban. 

Dokter forensik RSUD Syamrabu Bangkalan, dr Edy Suharta, SpF usai melakukan serangkaian kegiatan visum terhadap tubuh korban, Senin (2/12/2024), mengatakan banyak luka bekas penganiayaan di jenazah korban.

“Itu pembunuhan, dibunuh dulu terus dibakar. Banyak sekali tanda-tanda bekas sajam (senjata tajam) terutama di leher, kepala, dan lengan,” ungkap dr Edy.

Informasi yang berkembang, perempuan tersebut diketahui bernama Een Jumianti yang diduga merupakan warga Tulungagung.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi pihak kepolisian berkaitan dengan identitas korban.  

“Usianya sekitar 20 tahun, pihak keluarga (korban) sudah mengetahui. Kemarin sempat mau kami ambil sampel urinenya, tetapi sudah menguap karena luka bakar 80 persen,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kanit V Satreskrim Polres Bangkalan, Ipda Firdiansyah Widyatama Firdaus mengungkapkan, penemuan perempuan tanpa identitas dengan kondisi api masih melalap tubuhnya awalnya ditemukan warga setempat sekitar pukul 20.00 WIB. 

“Diduga sebagai korban pembunuhan, kondisi korban tadi hasil sementara olah TKP ada luka diduga pembunuhan. Ada luka di tangan korban,” ungkap Firdi saat ditemui di Gedung Pemulasaran Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan, Minggu (1/12/2024) malam.

Luka di tangan memang tampak terlihat jelas pada foto yang beredar di sejumlah grup WhatsApp. Jemari manis tangan kanan tampak hilang, tampak pula di jemari telunjuk kanan menyerupai mata cincin berwarna merah atau tampak menyerupai tasbih digital.

(ahmad faisol/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved