Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda, Komunitas Serikat Nisan Tulungagung Nyekar Tabur Bunga di Makam Guru WR Supratman

Anggota Komunitas Serikat Nisan Tulungagung membersihkan makam  guru WR Supratman di Pemakaman Umum Desa Ngujang, Kedungwaru

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Seorang pemain biola memainkan Indonesia Raya di makam WM Van Eldik, guru musik WR Supratman di tempat pemakaman umum Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru. 

Beliau lahir pada 10 Juni 1882 di Ngantru, Tulungagung  dan meningal pada 5Mei 1954.

WM Van Eldik diyakini tumbuh besar di Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru dari ibu pribumi dan ayah keturunan Belanda.

Beliau mempunyai adik M.B.F Van Eldik yang dimakamkan di sampingnya, dalam satu pagar.

Selain menjadi guru musik, Van Eldik juga sersan Instruktur Tentara KNIL Batalyon XIX berkedudukan di Surabaya.

Van Eldik memberi hadiah biola kepada WR Supratman saat ulang tahun ke-17.

Dengan biola itu WR Supratman mendapat berlatih musik kepada WM Van Eldik hingga melahirkan lagu Indonesia Raya.

 (David Yohanes/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved