Pilgub Jatim 2024

Kampanye 3 Cagub Jatim Hari ini: Risma ke Pabrik Rokok, Khofifah ke Perkebunan, Luluk ke Pasar

Inilah kegiatan 3 calon gubernur Jatim dalam kampanye Selasa (22/10/2024). Risma ke Pabrik Rokok, Khofifah ke perusahaan Perkebunan, Luluk ke Pasar

|
Editor: eben haezer
sofyan arif candra
Cagub Jatim nomor urut 3, Tri Rismaharini saat menyapa para pekerja pabrik rokok di Trenggalek 

"Kami melakukan sapaan seluas luasnya dan berharap dukungan sebanyak-banyaknya. Dimanapun titik. Kami memperluas dukungan dan memperbanyak komunitas yang seiring kemenangan Khofifah-Emil," ujarnya.

Melalui safari politik ini, Khofifah mengaku optimis bisa mendapatkan kemenangan signifikan dari pemilih di Kabupaten Jember untuk Pilgub Jatim 2024.

"Pokonya (menang) signifikan targetnya. Karena kerja keras para relawan sangatlah luar biasa. Mudah-mudahan," katanya.

Tokoh Muslimat NU ini tidak mengungkapkan persentase kemenangan yang diharapkan di Jember. Dia hanya ingin jumlah pemilihnya unggul siginfikan.

"Saya rasa semua tim pemenangan sama targetnya dan relawan-relawan juga sama targetnya," ucap Khofifah.

Kampanye Luluk

Di hari yang sama, Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah melakukan kunjungan ke Pasar Yamuri, Surabaya, Selasa (22/10/24).

Dalam kesempatan itu, dia menyatakan keprihatinannya atas kondisi pedagang yang tak mendapatkan solusi yang jelas ketika pasar dibongkar sehingga mereka harus berjualan di pinggir jalan. 

Menurutnya pembukaan lapak yang pindah di pinggir jalan tidak hanya mengganggu lalu lintas tetapi juga mengancam kelangsungan usaha mereka.

“Belum ada solusi yang memanusiakan para pedagang setelah pasar dibongkar. Akibatnya, mereka terpaksa menggunakan sarana jalan untuk berjualan, yang jelas-jelas tidak layak,” tegas luluk.

Pasar Yamuri yang sebelumnya menjadi pusat ekonomi bagi warga setempat kini berubah menjadi area yang tak teratur, dengan pedagang berjualan di pinggir jalan dan trotoar.

Kondisi ini, menurut Luluk tidak hanya mengancam kesejahteraan para pedagang tetapi juga merugikan masyarakat yang menjadi konsumen setia pasar tersebut.

Luluk menegaskan, bahwa hal ini mencerminkan ketidakpedulian terhadap nasib pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari pasar tradisional tersebut. Dalam pernyataannya, Luluk menekankan bahwa pemimpin harus memberikan perhatian tidak hanya pada elit-elit politik atau sektor-sektor besar, tetapi juga masyarakat akar rumput seperti pedagang pasar.

“Kami hadir bukan hanya untuk elit-elit, tetapi juga untuk masyarakat kecil yang terdampak kebijakan tanpa solusi. Pedagang pasar ini membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah,” ujarnya.

Dalam diskusi bersama beberapa pedagang, Luluk menekankan pentingnya pemerintah memberikan ruang yang layak bagi pedagang untuk berjualan. Ia berkomitmen apabila terpilih sebagai Gubernur Jawa Timur, dirinya akan fokus pada penyediaan solusi jangka panjang yang memberikan ruang aman dan layak bagi para pedagang dan pekerja di sekotr informal lainnya.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved