Jumat, 24 April 2026

Kesehatan

Peringati Bulan Kewaspadaan Kanker Payudara, RSOS dan Breast Cancer Survivor Gelar Fun Walk

Rumah Sakit Onkologi Surabaya dan Breast Cancer Survivor ajak masyarakat untuk aware pada kanker payudara melalui kegiatan Fun Walk for Hope.

Editor: eben haezer
Kanurika Anisa
Rumah Sakit Onkologi Surabaya dan Breast Cancer Survivor ajak masyarakat untuk aware pada kanker payudara melalui kegiatan Fun Walk for Hope. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | SURABAYA - Rumah Sakit Onkologi Surabaya (RSOS) bersama Breast Cancer Survivor (RSOS Family) mengajak masyarakat untuk lebih aware dan sadar akan kanker payudara.

Sekaligus dalam rangka memperingati Breast Cancer Awareness Month atau Bulan Kewaspadaan Kanker Payudara pada Oktober setiap tahunnya.

Misi tersebut dikemas dalam kegiatan Fun Walk for Hope di sekitar Jl. Arif Rahman Hakim 184 Surabaya, Minggu pagi (20/10/2024).

“Kami memilih fun walk selain sebagai kesehatan promosi gaya hidup sehat, juga edukasi mengenai seluk beluk kanker payudara dan kampanye untuk deteksi dini,” Ketua Panitia Fun Walk for Hope dr. Sidharta Himawan Giri.

Acara ini melibatkan 400 masyarakat dan turut hadir Komunitas Breast Cancer Survivor (RSOS Family) dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, Gresik, Banyuwangi, Lombok, dan berbagai kota lainnya.

Melalui acara ini, Rumah Sakit Onkologi Surabaya ingin meningkatkan pengetahuan masyarakat Kota Surabaya bahwa kunci dalam penyembuhan kanker payudara adalah pasien datang pada saat yang tepat dan ke tempat yang tepat.

Disampaikan dr. Ario Djatmiko sebagai Founder RS Onkologi Surabaya, sebagai rumah sakit khusus kasus onkologi, keberadaannya diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam penanganan kanker payudara di Indonesia.

Kesadaran kanker payudara itu penting. dr. Ario menyebut, kanker adalah penyakit yang jika didiamkan akan fatal tetapi jika ditangani dengan baik akan sembuh. Apabila pasien datang pada saat yang tepat dan ke tempat yang tepat.

Saat yang tepat adalah ketika kanker ditemukan dalam keadaan dini, lakukan pemeriksaan berkala sebelum ada keluhan.

Lakukan SADARI (perikSA PayuDara SendiRi) sebulan sekali, lengkapi dengan skrining USG/Mamografi sesuai rekomendasi umur, segera periksa ke dokter apabila ada perubahan atau keluhan pada payudara.

Tempat yang tepat dimaksud adalah pelayanan kesehatan payudara yang terintegrasi, menerapkan pelayanan sesuai standar khusus penanganan kanker payudara, dan memiliki koordinasi tim medis yang ahli di bidangnya.

“Perjuangan melawan kanker bukan di rumah sakitnya, tapi di masyarakat sehingga pergerakan di masyarakat sama pentingnya dengan layanan di rumah sakit. Yang menjadi masalah, kanker tidak memiliki gejala, begitu memberi gejala dia terlambat. Itu pentingnya perlu kesadaran,” sebut dr. Ario.

Langkah-langkah SADARI diperagakan oleh Komunitas Breast Cancer Survivor dan diikuti oleh semua peserta kegiatan Fun Walk for Hope, harapannya masyarakat dapat memahami serta mengingat langkah-langkah SADARI yang idealnya dilakukan setiap satu bulan sekali.

“Pengobatan kanker tidak mengenakkan dan mahal, maka pasien harus dijaga supaya datang ke tempat yang tepat. Sehingga dia mendapat pengobatan yang tepat dan bisa dijaga psikisnya. Orang yang paling tepat menjaga adalah survivor, penyintas,” sebut dr. Ario.

Diharapkan, segala rangkaian acara ini bermanfaat bagi banyak pihak dan turut serta menyukseskan program pemerintah menuju Indonesia Bebas Kanker Payudara Stadium Lanjut pada 2035.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved