Pilgub Jatim 2024

Cagub Khofifah-Emil Siapkan Program Mental Health sebagai Langkah Preventif bagi Generasi Muda

Pasangan Cagub Khofifah-Emil berencana untuk menyiapkan program kesehatan mental-health sebagai visi-misinya untuk memperhatikan generasi muda.

Editor: eben haezer
dok. Surya/Fatimatuz Zahro
Pasangan Cagub Khofifah-Emil berencana untuk menyiapkan program kesehatan mental-health sebagai visi-misinya untuk memperhatikan generasi muda. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | SURABAYA – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak memberikan atensi khusus bagi remaja dan generasi muda melalui perencanaan program kesehatan mental.

Hal ini dicanangkan sebagai bentuk respons terhadap meningkatnya kasus bunuh diri di kalangan anak muda, termasuk insiden mahasiswa di Surabaya beberapa waktu yang lalu.

Program kesehatan mental ini termasuk dalam program visi misi Khofifah-Emil dengan tujuan untuk mencegah meningkatnya kasus gangguan mental dan bunuh diri pada kalangan remaja dan generasi muda.

Khofifah mengatakan bahwa, program semacam ini penting untuk dikenal masyarakat sebagai bentuk meningkatkan kesadaran empati dan rasa peduli terhadap sesama.

“Kesehatan mental adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan meningkatkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, maka orang di sekitar kita dapat lebih terbuka dalam memberikan dukungan bagi yang sedang mengalami masalah kesehatan mental,” ujar Khofifah, Jumat (11/10/2024). 

Menurut Khofifah, tantangan bagi generasi muda saat ini terasa semakin besar dengan adanya tekanan dari lingkungan sekitar, pengakuan dalam bidang akademik, serta maraknya tren-tren di media sosial yang dinilai kurang sehat. 

Pasalnya, dapat diketahui bahwa saat ini banyak anak muda yang merasa tidak percaya diri dan kerap mengalami gangguan kecemasan akibat tekanan lingkungan sekitar mereka. 

“Penting bagi kita semua untuk memperhatikan serta menciptakan lingkungan yang mendukung, agar mereka merasa aman untuk berbagi dan mencari bantuan,” pungkasnya.

Konselor Psokologi Klinis, Heraldha Savira, sebagai Juru Bicara Muda Khofifah-Emil mengatakan bahwa kesehatan bagi jiwa dan mental adalah hak semua orang.

“Artinya, sudah saatnya program kesehatan mental semakin diperluas jangakauan aksesnya bagi anak muda. Mari ciptakan lingkungan yang aman bagi kita untuk mengekspresikan diri dan mencari bantuan saat dibutuhkan,” tutur Heraldha. 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kesehatan mental adalah hak semua orang.

Pasalnya, setiap orang pasti menghadapi tekanan sosial dan emosional yang dapat memengaruhi kesejahteraan diri.

Di sisi lain, dr. Makhyan Jibril, sebagai dokter Juru Bicara Muda Khofifah-Emil, menyampaikan bahwa pasangan ini adalah satu-satunya kandidat yang secara spesifik mencantumkan program kesehatan mental dalam visi misinya. 

“Program Mental Wellness and Happiness Center nantinya akan berencana untuk mendatangi SMA dan komunitas-komunitas muda yang berisiko tinggi mengalami gangguan mental. Hal ini dilakukan sebagai langkah proaktif untuk memastikan anak muda mendapatkan dukungan yang tepat untuk mencegah gangguan mental,” ucap Jibril.

Dengan adanya perencanaan program ini, Khofifah-Emil berharap dapat menekan kasus bunuh diri dan meningkatkan kesejahteraan mental di kalangan generasi muda.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(fatimatuz zahroh/tribunmataraman.com)

editor: intan nur azizah

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved