Berita Terbaru kabupaten Tulungagung
Harga Cabai Rawit Masih Normal, Petani Tulungagung Masih Mengantongi Untung
Harga cabai rawit di kabupaten Tulungagung masih normal, sehingga petani masih bisa mendapatkan untung
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
Untuk memastikan keuntungan dari menanam cabai keriting, Zaki mengaku sudah bisa memprediksi siklusnya.
Harga cabai keriting akan turun saat Bulan Suro dalam penanggalan Jawa.
Alasannya di bulan ini hampir tidak ada hajatan yang digelar di tengah masyarakat.
“Karena tidak ada acara di tengah masyarakat, permintaan cabai keriting juga turun. Yang masak-masak kan tidak ada,” tutur Zaki.
Selain itu harga cabai juga anjlok saat hari pertama sampai ke-4 lebaran.
Selain karena tidak ada masyarakat yang ke pasar, juga tidak ada pedagang yang mengirim ke Jakarta.
Harga akan kembali naik di Bulan Safar dan mencapai puncaknya mendekati Idul Fitri serta Idul Adha.
“Kalau saya biasanya setelah panen langsung dikemas 5 kg, dikirim ke Pasar Ngemplak. Jadi tidak ikut harga di gudang (pengepul),” pungkas Zaki.
(David Yohanes/TRIBUNMATARAMAN.COM)
editor: eben haezer
| Usai Ganti Pj Sekda Kabupaten Tulungagung, 3 Plt Kepala Dinas Diganti oleh Ahmad Baharudin |
|
|---|
| Disnakertrans Tulungagung Beri PT API Waktu 60 Hari untuk Bayar Gaji 3 Karyawan yang Tertunggak |
|
|---|
| IDI Tulungagung Siap Dampingi Dokter IGPS yang Dilaporkan Malapraktik Oleh Pasiennya |
|
|---|
| Dinkes Tulungagung Masih Ingin Jembatani Polemik RS Era Medika dan Pelapor Malapraktik |
|
|---|
| SK 74 PNS Baru Diserahkan Ahmad Baharudin, 287 Tambahan CPNS Baru Diusulkan ke Pemerintah Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/petani-cabai-di-kabupaten-tulungagung.jpg)