Berita Terbaru kabupaten Tulungagung
Harga Cabai Rawit Masih Normal, Petani Tulungagung Masih Mengantongi Untung
Harga cabai rawit di kabupaten Tulungagung masih normal, sehingga petani masih bisa mendapatkan untung
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
Untuk memastikan keuntungan dari menanam cabai keriting, Zaki mengaku sudah bisa memprediksi siklusnya.
Harga cabai keriting akan turun saat Bulan Suro dalam penanggalan Jawa.
Alasannya di bulan ini hampir tidak ada hajatan yang digelar di tengah masyarakat.
“Karena tidak ada acara di tengah masyarakat, permintaan cabai keriting juga turun. Yang masak-masak kan tidak ada,” tutur Zaki.
Selain itu harga cabai juga anjlok saat hari pertama sampai ke-4 lebaran.
Selain karena tidak ada masyarakat yang ke pasar, juga tidak ada pedagang yang mengirim ke Jakarta.
Harga akan kembali naik di Bulan Safar dan mencapai puncaknya mendekati Idul Fitri serta Idul Adha.
“Kalau saya biasanya setelah panen langsung dikemas 5 kg, dikirim ke Pasar Ngemplak. Jadi tidak ikut harga di gudang (pengepul),” pungkas Zaki.
(David Yohanes/TRIBUNMATARAMAN.COM)
editor: eben haezer
| Dinas KB PPPA Tulungagung Tangani 18 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Caturwulan Pertama 2026 |
|
|---|
| Petani Tulungagung Manfaatkan Elnino untuk Tanam Jagung, 21 Kelompok Tani Dapat Bantuan |
|
|---|
| Hadapi Elnino Godzila, Petani Tulungagung akan Dipersenjatai Pompa Air |
|
|---|
| Lapas Tulungagung Deklarasi Zero Halinar, Perketat Pengawasan HP, Narkoba, dan Pungli |
|
|---|
| Penerima Hibah Tulungagung 2026 Capai 980 Lembaga, Dana Tetap Rp19 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/petani-cabai-di-kabupaten-tulungagung.jpg)