Berita Terbaru kabupaten Tulungagung
Harga Cabai Rawit Masih Normal, Petani Tulungagung Masih Mengantongi Untung
Harga cabai rawit di kabupaten Tulungagung masih normal, sehingga petani masih bisa mendapatkan untung
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
Untuk memastikan keuntungan dari menanam cabai keriting, Zaki mengaku sudah bisa memprediksi siklusnya.
Harga cabai keriting akan turun saat Bulan Suro dalam penanggalan Jawa.
Alasannya di bulan ini hampir tidak ada hajatan yang digelar di tengah masyarakat.
“Karena tidak ada acara di tengah masyarakat, permintaan cabai keriting juga turun. Yang masak-masak kan tidak ada,” tutur Zaki.
Selain itu harga cabai juga anjlok saat hari pertama sampai ke-4 lebaran.
Selain karena tidak ada masyarakat yang ke pasar, juga tidak ada pedagang yang mengirim ke Jakarta.
Harga akan kembali naik di Bulan Safar dan mencapai puncaknya mendekati Idul Fitri serta Idul Adha.
“Kalau saya biasanya setelah panen langsung dikemas 5 kg, dikirim ke Pasar Ngemplak. Jadi tidak ikut harga di gudang (pengepul),” pungkas Zaki.
(David Yohanes/TRIBUNMATARAMAN.COM)
editor: eben haezer
| Dilaporkan Lakukan Malapraktik, Pengacara RS Era Medika Tulungagung Menilai Terlalu Prematur |
|
|---|
| Antisipasi Elnino Godzila, Damkarmat Tulungagung Ingatkan Potensi Kasus Kebakaran Seperti 2024 |
|
|---|
| Penyebab Kematian Perempuan Gedangsewu Tulungagung Jadi Isu Liar, Hingga Kini Masih Misterius |
|
|---|
| Jual Gas Portabel Hasil Isi Ulang dari LPG 3 Kg, Warga Serut Tulungagung Ini Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Warga Banaran Tulungagung Salah Gunakan BBM Subsidi, Modusnya Beli Pertalite Dijual ke POM Mini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/petani-cabai-di-kabupaten-tulungagung.jpg)