Kebakaran Peternakan Ayam

Sampel Abu dan Sisa Kabel Diambil Inafis Polres Tulungagung dari Bekas Kebakaran Peternakan Modern

Inafis Polres Tulungagung Mengambil Sampel Abu dan Sisa Kabel di Bekas Kebakaran Peternakan Modern di Desa Pulosari

Penulis: David Yohanes | Editor: Rendy Nicko
David Yohanes/TribunMataraman.com
Personel Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung memasang garis polisi di puing peternakan ayam modern di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut yang terbakar. 

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran peternakan ayam potong modern di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Selasa (23/7/2024).

Olah TKP lanjutkan ini dilakukan karena sebelumnya kondisi tidak memungkinkan, usai regu pemadam kebakaran berhasil menjinakkan api, pada Senin (22/7/2024) sore.

Selain suhu masih panas, bangunan peternakan dengan kerangka baja dan atap serta dinding galvalum ini masih rapuh.

Struktur bangunan melengkung sehingga membahayakan tim karena dikhawatirkan bisa ambruk sewaktu-waktu.

Tim Inafis tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 10.15 WIB, dan langsung menuju ke titik yang diduga pertama munculnya api.

Titik ini ada di bagian tengah bangunan peternakan, di reruntuhan lantai 3.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKp Muchammad Nur, olah TKP ini masih kegiatan permulaan untuk mencari tahu penyebab kebakaran.

“Masih mengumpulkan bukti permulaan dulu untuk mencari tahu penyebabnya,” ujar Nur, saat ditemui Selasa (23/7/2024).

Menurut Nur, pihaknya berencana menggandeng Puslabfor Polda Jatim untuk melakukan olah TKP.

Nur beralasan, kebakaran ini dalam skala besar sehingga perlu melibatkan Puslabfor.

Namun belum dipastikan kapan olah TKP bersama ini akan dilakukan.

“Belum tahu kapan, nanti kita koordinasikan dulu,” tambahnya.

Personel Unit Inafis Polres Tulungagung mengambil sejumlah sampel berupa abu bekas kebakaran di titik awal munculnya api.

Selain itu ada sisa kabel di dekat blower yang diduga sumber awal hubungan pendek arus atau korsleting.

Diduga api dari korsleting ini menetes dan mengenai plastik serta sekam alas kandang, sehingga langsung menyebabkan kobaran api.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved