Kebakaran Peternakan Ayam

Sampel Abu dan Sisa Kabel Diambil Inafis Polres Tulungagung dari Bekas Kebakaran Peternakan Modern

Inafis Polres Tulungagung Mengambil Sampel Abu dan Sisa Kabel di Bekas Kebakaran Peternakan Modern di Desa Pulosari

Penulis: David Yohanes | Editor: Rendy Nicko
David Yohanes/TribunMataraman.com
Personel Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung memasang garis polisi di puing peternakan ayam modern di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut yang terbakar. 

Sebelumnya, saksi karyawan peternakan ini mengatakan api pertama kali muncul di lantai 3 bagian tengah.

Api diduga berasal dari alat pemanas bertenaga listrik, yang dipakai mengalirkan udara hangat ke kandang.

Pemanas ini diperlukan untuk menjaga kondisi ayam yang masih berusia 5 hari, apalagi sedang musim dingin atau bediding.

Api cepat membesar karena alas kandang berupa sekam atau kulit padi, dan ada lembaran plastik untuk menangkap kotoran.

Bara dari sekam ini kemudian jatuh ke lantai di bawahnya dan menimbulkan kebakaran di titik baru.

Api sulit dikuasai karena angin dari arah belakang, atau selatan peternakan yang bertiup kendang.

Seluruh bangunan peternakan milik Saiful Maskur ini ludes terbakar bersama sekitar 60.000 ekor ayam di dalamnya.

Bangunan peternakan berukuran 35x125 meter ini baru dibangun sekitar 1 tahun.

Peternakan modern full otomatis ini juga baru panen sekitar 3 kali, sebelum akhirnya terbakar ini.

Total kerugian yang dialami Saiful diperkirakan mencapai Rp 8 miliar.

(David Yohanes/TribunMataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved