Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek
Jawab Persoalan Kekeringan di Trenggalek, Babinsa Koramil Panggul Budidayakan Pohon Gayam
Babinsa Koramil 0806/11 Panggul, Sertu Tarsipan mencoba untuk merawat sumber mata air dengan mencoba melakukan budidaya pohon Gayam.
Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK - Kecamatan Panggul menjadi salah satu daerah yang paling terdampak dengan datangnya musim kemarau di kabupaten Trenggalek.
Sebanyak dua desa di kecamatan yang berada di pesisir selatan Kabupaten Trenggalek tersebut sudah meminta bantuan air bersih ke BPBD Trenggalek. Dua tersebut adalah Desa Besuki dan Desa Ngrencak.
Warga di desa tersebut harus berjalan kaki beberapa kilometer untuk mendapatkan air bersih yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari - hari mulai dari minum, memasak dan untuk mandi.
Melihat hal tersebut, Babinsa Koramil 0806/11 Panggul, Sertu Tarsipan mencoba untuk merawat sumber mata air dengan mencoba melakukan budidaya pohon Gayam.
Menurut Tarsipan, pohon Gayam merupakan jenis tanaman yang mempunyai kemampuan yang kuat untuk menyerap dan menyimpan air.
"Tujuan saya mencoba menanam dan budidaya pohon Gayam ini adalah untuk mengikat air tanah dan pelestarian alam. Selain itu, akar Gayam ini juga sangat bagus untuk mengikat tanah supaya tidak mudah longsor," kata Tarsipan, Selasa (9/7/2024).
Tarsipan membudidayakan bibit Pohon Gayam di belakang Koramil 0806/11 Panggul. Ia mempersilakan siapa saja untuk mengambil bibit tersebut.
"Mudah-mudahan ke depan semakin banyak warga yang sadar untuk melestarikan alam, salah satunya dengan menanam Gayam. Makanya bibit Gayam di sini semua saya gratiskan, yang penting ditanam dan dirawat betul-betul," lanjutnya.
Melalui upaya kepeduliannya dalam pelestarian alam, Tarsipan berharap, sumber air bersih di daerah Panggul akan semakin baik dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
"Kita sangat berharap, ke depannya sumber air itu tetap ada dan untuk anak cucu kita jangan sempat mata air itu tinggal cerita, tahunya hanya air kemasan," jelas Tarsipan.
Sementara itu, Kades Gayam, Kecamatan Panggul Suparli, memberikan apresiasinya terhadap apa yang telah dilakukan oleh Tarsipan.
Menurut Suparli saat ini banyak dibutuhkan aksi nyata seperti yang dilakukan Tarsipan dalam menjaga sumber air dan kelestarian alam.
"Mudah-mudahan dengan bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memelihara sumber mata air dan mencegah longsor," kata Suparli.
(sofyan arif candra/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
berita terbaru kabupaten Trenggalek
kecamatan Panggul
kekeringan di Trenggalek
tribunmataraman.com
Nelayan Hilang di Perairan Munjungan Trenggalek, Perahu Ditemukan Terdampar Tanpa Pemilik |
![]() |
---|
Peras Kepala Desa, Tiga Orang Mengaku Wartawan di Trenggalek Divonis Penjara |
![]() |
---|
Wagub Jatim Emil Dardak Salurkan Bansos Rp 4,2 Miliar untuk Masyarakat Trenggalek |
![]() |
---|
SMA 1 Kampak Trenggalek Disidak Wakil Ketua DPRD Jatim, Tindaklanjuti Demo Siswa soal Iuran |
![]() |
---|
Tak Ada Lagi Honorer, Bupati Mas Ipin Lantik 1.329 PPPK Kabupaten Trenggalek |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.