Selebgram Tulungagung Ditangkap

Selebgram Cantik Tulungagung yang Promokan Judol Tak Ditahan, Polisi: Kasus Tetap Berjalan

JPS Selebgram Perawat asal Tulungagung tak ditahan Polisi meski sempat ditangkap karena promosikan Judi Online, Polisi pastikan kasus tetap berjalan.

|
Penulis: David Yohanes | Editor: faridmukarrom
tangkapan layar
JPS Selebgram Perawat asal Tulungagung tak ditahan Polisi meski sempat ditangkap karena promosikan Judi Online, Polisi pastikan kasus tetap berjalan. 

"Tahunya dulu perawat, terus setelah menikah malah jadi selebgram. Tahu-tahu sekarang ditangkap polisi," ucap Rizky, salah satu pemuda yang jadi pengikutnya.

Sebelumnya JPS terkenal karena mempunyai akun yang kerap berpenampilan seksi di video yang diunggahnya.

Materi andalannya adalah pakaian bagian atasnya  yang minim atau ketat, kemudian memamerkan bagian dadanya dengan ukuran di atas rata-rata.

Dengan konten yang sering membuat mata laki-laki melotot, follower-nya pun melonjak hingga ratusan ribu.

Karena pengikutnya yang banyak, JPS dilirik oleh situs akun judi.

Ia mendapat endorse dari Indobet, Eslot, Slotvip dan Fortuna sebesar Rp 25 juta.

JPS cukup memasang 5 story Indobet, dan 10 story Slotvip, Eslot dan Fortuna selama satu bulan.

Uang dari empat situs judi itu ditransfer langsung ke rekening pribadi tersangka.

Sosok Selebgram Cantik Tulungagung

Sosok Selebrgam Cantik Tulungagung diketahui sering buat panas dingin kaum lelaki.

Unit Tindak Pidana Khusus Satreskrim Polres Tulungagung menangkap JPS (28), selebgram asal Desa Padangan, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung.

JPS diduga telah mempromosikan 4 situs judi online dengan imbalan Rp 25 juta.

Sosok JPS cukup terkenal, karena da mempunyai 332.000 pengikut di Instagram @jelitaje20.

Ia juga aktif di Tiktok, dengan pengikut mencapai 651,3 ribu.

Tertangkapnya JPS ternyata membuat banyak netizen, para pengikutnya di lokal Tulungagung terkejut.

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved