Pilkada Kabupaten Kediri 2024

Pilkada Kabupaten Kediri 2024: Dukung Deny-Mudawamah, Ratusan Nahdliyin Plosoklaten Doa Bersama

Warga Nahdliyin di Plosoklaten, Kabupaten Kediri, menggelar doa bersama untuk pasangan Deny Widyanarko-Mudawamah yang maju di Pilkada Kabupaten Kediri

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: eben haezer
ist
doa bersama di Kecamatan Plosoklaten beberapa waktu lalu 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI  - Jelang Pilkada Kabupaten Kediri 2024, nama bos rokok Tajimas Deny Widyanarko mulai santer.

Diketahui, Deny saat ini sudah mengantongi rekomendasi dari Partai NasDem dan PKB.

Dukungan demi dukungan mulai bermunculan, termasuk dari warga Nahdliyin Kabupaten Kediri.

Dukungan tersebut juga terlihat dari adanya agenda doa bersama yang dihadiri oleh Nahdliyin Plosoklaten Kabupaten Kediri beberapa waktu lalu.

"Kami selesai menggelar doa bersama dengan warga Nahdliyin Plosoklaten beberapa hari lalu," kata Deny, Jumat (5/7/2024).

Deny sendiri turut hadir agenda Roadshow Doa Bersama Menuju Kediri Hebat yang digelar di Desa Brenggolo tersebut. 

Doa bersama ini disebut sebagai wujud dukungan warga Kabupaten Kediri kepada Deny Widyanarko. Terlebih, pria asal Plosoklaten tersebut akan berpasangan dengan Mudawamah, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kediri.

Ia menyebut, tak kurang dari 600 orang hadir dalam acara tersebut. Nantinya, kegiatan doa bersama akan digelar di beberapa kecamatan lain, tak hanya di satu tempat.

"Dengan doa bersama ini harapannya bisa semakin dekat dengan masyarakat. Sekaligus kami juga memohon doa serta dukungan langsung pada masyarakat Kabupaten Kediri," ungkapnya.

Sementara itu, Mudawamah yang dikabarkan akan mendampingi Deny Widyanarko sebagai bakal calon Wakil Bupati Kediri mengaku, dirinya mendapatkan dukungan dari beberapa pihak. Termasuk dari para kiai di Kabupaten Kediri.

"Pak Deny mendapatkan dukungan warga Nahdliyin dan saya juga demikian, sehingga ini bukan semata-mata keinginan pribadi," terang Mudawamah.

Untuk itu, lanjutnya, keberangkatan Deny dan Mudawamah dalam Pilkada nanti bukan semata keinginan pribadi, namun termotivasi dukungan warga nahdliyin serta tokoh-tokoh agama untuk memiliki bupati dan wakil bupati asli Kediri.

"Tentu kita harus siap. Yang kita bawa nanti, masyarakat Kabupaten Kediri bisa ikut mengontrol jalannya roda pemerintahan ke depan," pungkasnya.

(luthfi husnika/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved