Berita Terbaru Kota Kediri

Kapolres Kediri Kota Kunjungi Goa Selomangleng Peninggalan Dewi Kilisuci

Kapolres Kediri Kota Kunjungi Goa Selomangleng Peninggalan Dewi Kilisuci

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Rendy Nicko
Dokumen Polres Kediri Kota
Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji bersama Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason mengunjungi situs bersejarah di Goa Selomangleng, Jumat (19/4/2024). 

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji bersama Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason mengunjungi situs bersejarah di Goa Selomangleng, Jumat (19/4/2024).

Goa Selomangleng merupakan goa batu peninggalan Kerajaan Prabu Airlangga di Panjalu dengan ibukota Dhaha yang kemudian ibukota ini dikenal dengan Jalan Dhoho.

AKBP Bramastyo Priaji menyampaikan bersama Kapolsek Mojoroto melakukan kunjungan ke tempat-tempat sejarah salah satunya Goa Selomangleng.

"Selain ingin belajar juga memastikan keamanan peninggalan sejarah yang luar biasa ini yang wajib dilindungi sesuai amanat UU nomer 11/2010 tentang Cagar Budaya,” jelasnya.

Tentang Kerajaan Pangjalu atau Panjalu Kadhiri hal ini sesuai dengan Prasasti Pamotan/Pamwatan yang dikeluarkan Taja Airlangga tahun 965 Saka atau 1.043 Masehi.

Menurut L.C Damais tepatnya tanggal 20 November 1.042. Isi Prarasasti ini menggunakan Bahasa Jawa Kuno, ditemukan di Desa Pamotan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Prasasti ini hilang dicuri tahun 2003.

Imam Mubarok, pemerhati budaya Kediri menjelaskan, dari Prasasti ini dapat diperkirakan bahwa ibukota Kerajaan Panjalu saat itu ada di Dhahanapura yang sekarang kita kenal dengan Jalan Dhoho Kota Kediri.

Goa Selomangleng merupakan goa buatan manusia yang sudah ada sejak masa kerajaan pada saat itu.

Selomangleng berasal dari kata Selo dan Mangleng yang merupakan istilah dalam bahasa Jawa. Kata selo mempunyai arti yaitu batu, sedangkan mangleng mempunyai arti yaitu mangklung atau menjorok keluar.

Goa Selomangleng merupakan peninggalan Dewi Kilisuci Putri Raja Airlangga.

Goa ini merupakan tempat bertapanya Sanggramawijaya Tunggadewi yang bergelar Rakryan Mahamantri i Hino Sanggramawijaya Dharmaprasada Uttunggadewi atau lebih dikenal oleh masyarakat Kediri sebagai Dewi Kili Suci.

Selain itu Goa Selomangleng adalah goa batu yang sengaja dibuat oleh manusia, bukan goa yang terbentuk dari proses alam.

Kawasan ini memiliki kompleksitas daya tarik wisata yang tidak dimiliki oleh objek wisata lain di Kota Kediri, yaitu potensi alam kawasan wisata yang terletak pada lereng Gunung Klotok dan dihadapkan pada Gunung

Maskumambang serta adanya situs arkeologis sejarah Kota Kediri.

Salah satu daya tarik dari Goa Selomangleng ada beberapa peninggalan arca dan relief yang ada di sekitar goa. Dari relief dan artefak yang terdapat di Goa Selomangleng tersebut akan di data dan dianalisis untuk mendapatkan pola dasar.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved