Kesehatan
Waspadai Penyebaran Flu Singapura Saat Mudik dan Libur Lebaran
Selama musim mudik dan libur lebaran, masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi penularan flu singapura atau penyakit hand, foot, and mouth disease
Penulis: eben haezer | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM - Selama musim mudik dan libur lebaran, masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi penularan flu singapura atau penyakit hand, foot, and mouth disease (HFMD).
Anjuran ini disampaikan Kementerian kesehatan RI karena pergerakan manusia selama perjalanan mudik berpotensi mempercepat penyebaran flu singapura.
"Terutama di kalangan bayi dan balita," kata juru bicara Kemenkes RI, dr M Syahril, Selasa (9/4/2024).
Flu singapura memiliki sejumlah gejala, seperti demam, luka tenggorokan, merasa tidak enak, mudah marah, dan hilang nafsu makan. Seseorang yang mengalaminya, bisa saja mengalami susah menelan, dehidrasi, kelelahan, hingga kulit melepuh, ruam atau bintik merah, dan mengelupas. Selain itu, beberapa penderita juga mengeluhkan batuk, iritabilitas, lesi mulut, sakit kepala, dan sakit tenggorokan.
Dia mengatakan, hingga pekan ke-13 tahun 2024, Kemenkes mencatat terjadi 6.500 kasus flu singapura.
Sebagian besar kasus terjadi pada usia anak, dan sebagian lainnya pada orang dewasa.
Kasus HFMD terbanyak ada di Pulau Jawa, di antaranya Jawa Barat (2.119), disusul Banten (1.171) DI Yogyakarta (561), dan Jawa Tengah (464).
“Ada tren peningkatan, ditambah mudik dan libur panjang itu berpotensi terjadi peningkatan kasus flu Singapura,” tambah Syahril
dr. Syahril mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan kebersihan selama perjalanan mudik dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menerapkan etika batuk atau bersin. Selain itu, masyarakat diminta menghindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.
Syahril juga mengimbau pemudik untuk tetap menjaga kebersihan di kampung halamannya untuk mengurangi risiko adanya demam berdarah dengue.
“Sekalian lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk di kampung halaman, mengerjakan kebiasaan baik supaya tidak tertular Demam Berdarah,” pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sudah 6.500 Kasus, Kemenkes Imbau Masyarakat Tetap Waspada Flu Singapura Saat Mudik, https://www.tribunnews.com/regional/2024/04/09/sudah-6500-kasus-kemenkes-imbau-masyarakat-tetap-waspada-flu-singapura-saat-mudik.
Cek Kesehatan Gratis Siswa di Trenggalek, Pemkab Targetkan 100 Persen di Akhir Tahun |
![]() |
---|
BPJS Kesehatan Kediri Fokus Pemerataan JKN, Dorong Lewat Puluhan Desa Pesiar |
![]() |
---|
Awas, Banyak Hoaks dan Penipuan yang Mengatasnamakan BPJS Kesehatan |
![]() |
---|
Prolanis, Solusi Komprehensif BPJS Kesehatan untuk Pengelolaan Penyakit Kronis |
![]() |
---|
Sejak Januari 2025, Dinkes Kediri Baru Temukan 25 Persen Kasus TBC |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.