Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

BPBD Trenggalek Sampaikan Imbauan untuk Warga Waspadai Cuaca Ekstrem

BPBD Kabupaten Trenggalek berikan imbauan untuk warga waspada terjadinya cuaca ekstrem dalam tiga hari kedepan.

Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: faridmukarrom
Ist
BPBD Kabupaten Trenggalek berikan imbauan untuk warga waspada terjadinya cuaca ekstrem dalam tiga hari kedepan. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Cuaca ekstrem masih melanda wilayah Kabupaten Trenggalek.

Oleh sebab itu masyarakat Kabupaten Trenggalek diimbau untuk waspada terjadinya cuaca ekstrem dalam tiga hari kedepan.

Berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Kabupaten Trenggalek menjadi salah satu daerah yang dilanda cuaca ekstrem dalam fase peralihan dan akhir musim hujan.

"Karena kondisi cuaca masih ekstrem, dimungkinkan tiga hari kedepan masih terjadi hujan lebat diharap warga masyarakat Trenggalek untuk lebih hati-hati dan waspada," kata Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi, Minggu (10/3/2024).

Baca juga: Pohon Tumbang di Trenggalek, Sebabkan 5 Rumah Warga dan 3 Mobil Pengunjung Pantai Rusak

Triadi mejelaskan salah satu potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi adalah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam waktu yang lama.

Seperti yang terjadi dua hari terakhir yang menyebabkan bencana hidrometeorologi di 12 desa di 7 kecamatan di Kabupaten Trenggalek.

Dari data BPBD Kabupaten Trenggalek, mayoritas bencana yang terjadi adalah pohon tumbang di 11 desa yang ada di 6 kecamatan.

Setidaknya 5 rumah warga, 3 kendaraan roda empat, dan 1 kantor KRPH (kepala resort polisi hutan), rusak akibat tertimpa pohon.

Akibat pohon tumbang tersebut seorang warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Sadinem mengalami luka-luka di bagian kepala karena tertimpa reruntuhan material atap yang rusak akibat tertimpa pohon yang tumbang.

"Saat ini yang bersangkutan dirawat di Puskesmas Watulimo," lanjutnya.

Sedangkan tanah longsor terjadi di Desa Depok, Kecamatan Panggul, yang mana tebing setinggi 5 meter menimpa rumah warga bernama Tumar hingga mengalami kerusakan.

"Untuk penanganan rumah rusak baik akibat pohon tumbang maupun tanah longsor dilakukan kerja bakti dan penanganan darurat, berkaitan tiang listrik yang roboh PLN juga turun tangan untuk segera memperbaiki," tegas Triadi.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved