Pemilu 2024

Perolehan Suara Sementara 15 Mantan Kepala Daerah di Jatim yang Nyaleg DPR RI

Berikut hasil perolehan suara sementara para mantan kepala daerah di Jawa Timur yang ikut berkontestasi dalam Pemilihan umum legislatif 2024.

Editor: eben haezer
ist
Dari Kiri ke kanan: Haeny Relawati, Anna Mu'awannah, Suyoto, dan Rahmat Santoso, para mantan kepala daerah yang berebut kursi DPR RI dari dapil IX Bojonegoro-Tuban 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sejumlah mantan kepala daerah di Jawa Timur ikut mencalonkan diri dalam kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) di Pemilu 2024.

Di antara kepala daerah yang mengikuti kontestasi tersebut adalah mantan Bupati Pasuruan M Irsyad Yusuf yang maju melalui PKB untuk DPR RI.

Berdasarkan hitungan sementara rekapitulasi di KPU, Bupati Pasuruan dua periode (2013-2018 dan 2018-2023) tersebut saat ini mendapat 71.546 suara di dapil Jatim 2 (Pasuruan-Probolinggo).

Baca juga: Hasil Sementara Pemilu Legislatif DPR RI Dapil VII Jatim, Demokrat Klaim Raup 466 Ribu Suara

Dengan perolehan tersebut, Gus Irsyad berpeluang mengamankan satu di antara 7 kursi DPR RI di dapil ini.

Bersama Faisol Riza, Gus Irsyad yang juga adik Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tersebut akan mewakili PKB yang berpeluang mendapatkan 2 kursi di dapil ini.

Nama kepala daerah lain yang turut nyaleg adalah mantan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar.

Mantan Wali Kota Kediri juga dua periode ini (2014-2019 dan 2019 -2023) maju melalui PAN untuk DPRD Jatim dari dapil Jatim 8 (Kediri Raya).

Baca juga: Hasil Sementara Pemilu Legislatif DPRD Kota Kediri, PAN Klaim Kemenangan dan Kirim 5 Kader ke Dewan

Abu Bakar untuk sementara mendapatkan perolehan suara mencapai 118.187 dan berpeluang mengamankan kursi DPRD provinsi dari dapil ini. Dengan tingginya suara tersebut, Abu Bakar juga membantu suara PAN menjadi yang tertinggi kedua setelah PDI P di dapil Kediri Raya.

Persaingan cukup ketat ada di dapil Jatim 9 yang membawahi Bojonegoro-Tuban. Di dapil tersebut, tiga mantan kepala daerah nyaleg untuk DPR RI dari tiga partai berbeda.

Mereka adalah mantan Bupati Bojonegoro periode 2008-2018, Suyoto dari Partai NasDem, mantan Bupati Bojonegoro periode 2018-2023 Anna Mu'awanah dari PKB, serta mantan Bupati Tuban periode 2001-2011, Haeny Relawati Rini Widyastuti dari Partai Golkar. Di antara ketiga caleg tersebut, Haeny menjadi caleg dengan suara tertinggi (128.502 suara)

Berikutnya, ada nama mantan Wali Kota Batu periode 2017-2022, Dewanti Rumpoko yang nyaleg untuk DPRD Jatim dari PDI Perjuangan di dapil Malang Raya. Saat ini, Dewanti masuk dalam tiga besar perolehan suara tertinggi di PDI P dengan suara mencapai 34.738.

Untuk sementara, perolehan suara Dewanti berada di antara Sri Untari (30.920 suara) dan Saifudin Zuhri (35.478 suara). PDI Perjuangan yang juga memimpin perolehan suara berpotensi mendapatkan perolehan lebih dari satu kursi.

Selain para calon tersebut, ada beberapa mantan kepala daerah yang juga mencalonkan diri. Namun, masing-masing perolehan suara belum cukup aman untuk mendapatkan kursi.

Di antaranya, mantan Wali Kota Surabaya (2002-2005 dan 2005-2010) Bambang Dwi Hartono dari PDI P dan mantan Bupati Ponorogo (2016-2021), Ipong Muchlissoni dari Partai NasDem. Maju di dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo), perolehan suara keduanya masih berada di bawah perolehan suara calon lainnnya.

Lalu, ada mantan Wakil Bupati Bondowoso periode 2018-2023, Irwan Bachtiar Rachmat yang maju dari PDI P di dapil Jatim 3 serta mantan Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso yang maju dari PAN di dapil Jatim 9. Perolehan suara kedua caleg tersebut juga belum cukup aman untuk bisa lolos ke DPR RI.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved