Pemilu 2024

KPU Trenggalek Gelar 2 PSU dari 3 Rekomendasi Bawaslu, Begini Penyebabnya

Komisi Pemilihan Umum Trenggalek akan menjalankan dua rekomendasi Bawaslu untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang, begini penyebabnya.

Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: faridmukarrom
tribunmataraman.com/david yohanes
Komisi Pemilihan Umum Trenggalek akan menjalankan dua rekomendasi Bawaslu untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang, begini penyebabnya. Foto Ilustrasi 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek hanya akan menjalankan dua rekomendasi Bawaslu untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dari tiga PSU yang direkomendasikan.

Komisioner KPU Trenggalek Imam Nur Hadi, menuturkan kepastian tersebut diputuskan melalui rapat pleno KPU, Sabtu (17/2/2024).

Dua rekomendasi Bawaslu Trenggalek yang akan dijalankan adalah PSU di TPS 06 Desa Sukosari, Kecamatan Trenggalek dan TPS 17 Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek. 

Sedangkan satu rekomendasi PSU yang tidak akan ditindaklanjuti adalah PSU TPS 05 Wonoanti, Kecamatan Gandusari.

Menurut Imam, kasus pencoblosan di luar waktu yang terjadi di TPS 05 Desa Wonoanti bukan termasuk syarat PSU harus dilaksanakan.

Baca juga: Perhitungan Sementara Hasil Pileg Dapil Tulungagung 2, Sejumlah Petahana Kemungkinan Terpental

"Dalam posita dan petitum Bawaslu tidak ada yang sesuai dengan syarat PSU. Yang mereka tekankan adalah waktu pemungutan di luar jam yang semestinya sesuai aturan regulasi, nah hal itu sama sekali bukan syarat untuk melakukan PSU," kata Imam, Sabtu (17/2/2024).

Imam mengatakan waktu pelaksanaan PSU sendiri maksimal 10 hari pasca pemungutan suara.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Trenggalek memberikan surat rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk TPS 06 Sukosari, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

Ketua Bawaslu Trenggalek, Rusman Nuryadin mengatakan surat rekomendasi tersebut telah dikirimkan ke KPU Trenggalek pada Jumat (16/2/2024) malam.

Rekomendasi PSU ini merupakan rekomendasi ketiga setelah sebelumnya Bawaslu memberikan rekomendasi PSU ke TPS 05 Wonoanti, Kecamatan Gandusari dan TPS 17 Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek. 

"Untuk kronologinya ada seorang pemilih yang tidak masuk kedalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) padahal yang bersangkutan adalah warga setempat dibuktikan dengan kepemilikan KTP EL," ucap Rusman, Sabtu (17/2/2024).

Pemilih tersebut oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) kemudian dimasukkan ke kategori DPK (Daftar Pemilih Khusus).

Celakanya, yang bersangkutan hanya diberikan empat surat suara, yaitu surat suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, lalu DPD RI, DPR RI, dan DPRD Provinsi Jatim.

"Sedangkan yang DPRD kabupaten tidak diberikan, padahal seharusnya mendapatkan surat suara lengkap, yaitu lima surat suara," lanjutnya.

Oleh karena itu Bawaslu Trenggalek memberikan rekomendasi KPU agar melaksanakan PSU DPRD Kabupaten Trenggalek di TPS tersebut.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved