Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

7.731 Personel Gabungan Dikerahkan Untuk Pengamanan Pemilu di Tulungagung

Sebanyak 7.731 personel gabungan dikerahkan  untuk mengamankan Pemilu 2024 di Kabupaten Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Simulasi pencoblosan yang dilaksanakan KPU Tulungagung di Desa Bendiljati Kulon, Kecamatan Sumbergempol. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sebanyak 7.731 personel gabungan dikerahkan  untuk mengamankan Pemilu 2024 di Kabupaten Tulungagung.

Pengamanan ini termasuk pada sebanyak 3.305 Tempat Pemungutan Suara (TPS)  di seluruh wilayah Tulungagung.

Kepolisian juga akan memberi perhatian khusus pada 3 TPS yang dinilai rawan.

“TPS rawan tidak kami sampaikan, agar masyarakat tidak merasa khawatir,” ujar Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi.

Ada 2 pola pengamanan untuk TPS yang aman dan TPS kategori rawan.

Pengamanan TPS aman, 2 polisi mengamankan 12 TPS dibantu 24 Linmas.

Sedangkan TPS rawan, 2 polisi mengamankan 2 TPS dibantu 8 Linmas.

“Semua elemen seperti TNI dan Satpol PP juga dilibatkan, dengan porsi masing-masing,” sambung Kapolres.

Petugas keamanan gabungan Polisi, TNI, Satpol PP dan Satlinmas juga akan mengamankan pengiriman logistik Pemilu.

Pengawalan ini juga untuk memastikan logistik aman dari gangguan keamanan dan bencana alam.

Apalagi saat ini musim penghujan dan berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi.

“Bencana hidrometeorologi ini yang harus kita antisipasi. Jangan sampai logistik rusak karena bencana alam,” tegas Kapolres.

Sementara Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, mengatakan pihaknya sudah memerintahkan Camat untuk menggerakkan warga ke TPS.

Sementara para Kepala Desa juga diminta memfasilitasi pemilih yang mempunyai keterbatasan fisik dan sudah tua.

Dengan demikian para penyandang disabilitas dan lansia tetap bisa menggunakan suaranya dalam Pemilu 2024.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved