Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Gandeng Sampoerna Foundation, Pemkab Kediri Jadikan SMA Dharma Wanita 1 Pare.Boarding School Gratis

Pemkab Kediri menjadikan SMA Dharma Wanita 1 Pare sebagai boarding school gratis untuk warga yang tidak mampu mengakses pendidikan

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: eben haezer
ist
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat mengunjungi SMA Dharma Wanita 1 Pare beberapa waktu lalu 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mendirikan boarding school atau sekolah asrama gratis bagi warganya yang kesulitan melanjutkan sekolah.

Sekolah tersebut adalah SMA Dharma Wanita 1 Pare.

Sekolah ini menjadi boarding school pertama yang didirikan Pemkab Kediri dengan dukungan Putra Sampoerna Foundation (PSF).

"Kami bekerjasama dengan PSF untuk membangun sekolah gratis. Program ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin sekolah di level menengah atas namun terkendala biaya," kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito tersebut, Selasa (9/1/2024).

Di tahun ajaran 2023/2024 ini, tak kurang dari 130 anak menjadi siswa sekolah SMA Dharma Wanita 1 Pare

"Spirit pendirian sekolah ini adalah mengangkat derajat hidup masyarakat kita yang paling bawah. Mereka yang menjadi siswa sekolah itu harus benar-benar dari keluarga yang tidak mampu," ucap Mas Dhito.

Dengan mendapat kesempatan bersekolah gratis, anak-anak dari keluarga kurang mampu ini dalam jangka panjang diharapkan dapat bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang terbaik sehingga dapat mengangkat derajat hidup keluarga. 

Kualitas pendidikan termasuk kehidupan keseharian siswa selama di asrama menjadi perhatian serius bupati muda ini. Mas Dhito sapaan akrabnya terus memantau perkembangan siswa, bahkan tak jarang dirinya melakukan kunjungan ke sekolah.

"Orang tua mereka menitipkan anaknya kepada kami, maka kami punya tanggungjawab untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada anak-anak ini," urainya.

Mas Dhito menuturkan, bersama PSF, pemerintah daerah mengupayakan para siswa setelah lulus nantinya memiliki kesempatan melanjutkan ke perguruan tinggi melalui jalur beasiswa. Terlebih program beasiswa ini di Pemerintah Kabupaten Kediri dari tahun ke tahun terus digenjot. 

Pada tahun 2023, pemerintah kabupaten kediri tercatat menyalurkan beasiswa GNOTA bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan nilai Rp23 miliar. Jumlah ini meningkat dari tahun 2022 sebanyak Rp22,5 miliar dan 2021 sebanyak Rp20 miliar.

(luthfi husnika/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved