Berita Terbaru Kabupaten Nganjuk

Cerita Sujono, Tukang Servis TV yang Disabilitas Ikut Bertarung di Pemilu Legislatif 2024 di Nganjuk

Inilah sosok Sujono, tukang servis TV dan disabilitas di Nganjuk yang memberanikan diri maju dalam Pileg 2024 tanpa modal.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Sujono, penyandang disabilitas tukang service Televisi panggilan dan keliling yang siap memperebutkan kursi DPRD Nganjuk dalam Pemilu 2024 ini. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sujono (48) disabilitas dari Desa Sambiroto, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk maju bersaing dalam memperebutkan kursi DPRD Nganjuk.

Dia maju dalam kontestasi calon anggota legislatif karena ingin menyuarakan dan memperjuangkan para disabilitas di Kabupaten Nganjuk agar mendapatkan kesejahteraan yang diidamkan.

Awalnya, Sujono tak kepikiran untuk menjadi caleg. Apalagi dirinya yang disabilitas dan bekerja sebagai tukang service Televisi panggilan tersebut tidak memiliki kelebihan. Termasuk biaya untuk bisa maju sebagai Caleg DPRD yang konon biayanya dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah, bahkan hingga miliaran rupiah.

"Saat itu kami berpikir dan merasa tidaklah pantas untuk maju menjadi Caleg DPRD. Apalagi bila harus bersaing dengan Caleg-caleg yang memiliki uang banyak dan kaya," kata Sujono ditemui di rumahnya, Selasa (2/1/2024).

Sehingga, tawaran untuk bersedia dijadikan Caleg tersebut sempat membuat dirinya tidak percaya dan meminta waktu untuk berpikir lebih jauh.

Hingga akhirnya setelah beberapa waktu memikirkan hal itu dan mendapat dorongan dari keluarga dan teman sesama disabilitas, akhirnya Sujono memberanikan diri menerima tawaran untuk dijadikan Caleg DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Saat itu juga, Sujono langsung diminta untuk melengkapi semua berkas pencalegan. Mulai dari pemenuhan berbagai persyaratan administrasi dan foto serta tes kesehatan di rumah sakit.

"Alhamdulillah, semua persyaratan kami dinyatakan lengkap dan tidak ada yang harus direvisi. Mungkin Tuhan telah memberikan kemudahan bagi kami untuk memenuhi semua persyaratan menjadi Caleg DPRD," ucap Sujono.

Sampai akhirnya, Sujono mendapat tempat menjadi Caleg DPRD Nganjuk dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Nganjuk meliputi wilayah Kecamatan Kertosono, Kecamatan Ngronggot, dan Kecamatan Prambon.

Meski Dapil III tersebut bukan Kecamatan domisilinya, tetapi Sujono optimis mampu bersaing dalam Pemilu tahun 2024 mendatang.

Optimisme Sujono tersebut bukan tanpa alasan. Ini dikarenakan di tiga Kecamatan menjadi Dapil tempatnya bersaing untuk bisa terpilih menjadi anggota DPRD Nganjuk tersebut banyak konsumen atau pelangganan service Televisi dilayaninya.

Bahkan, dari tiga Kecamatan Sujono merasa memiliki sekitar 1000 calon pemilihnya yang kesemuanya dari kaum disabilitas dan pelangganya.

Sujono juga telah memiliki sekitar 50 relawan yang siap membantunya mendapatkan suara dalam Pemilu nanti. Para relawan tersebut merupakan warga biasa, bukan aktivis. 

Terlebih, di kalangan kelompok Disabilitas sekarang ini nama Sujono semakin dikenal. Hal itu setelah Sujono seringkali meminta masukan dan keinginan dari para Disabilitas nantinya apa yang bisa diperjuangkan apabila dirinya berhasil duduk di kursi di DPRD Nganjuk.

"Banyaknya masukan dan harapan serta keinginan dari teman-teman disabilitas itu yang menjadi motivasi kami untuk bertarung dalam Pemilu nanti," ucap bapak 2 anak itu. 

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved