Press Release

Peringatan 5 Tahun Tragedi Bom Gereja di Surabaya, 13 Mei Diusulkan Jadi Hari Permohonan Maaf

Idenera dan Roemah Bhineka Muda menggear diskusi dan refleksi untuk memeringati 5 tahun tragedi bom gereja di Surabaya.

Editor: eben haezer
idenera/yufen
Diskusi dan refleksi memperingati 5 tahun tragedi bom gereja di Surabaya yang digelar di GKI Diponegoro, Surabaya, Sabtu (13/5/2023) 

Jati juga mengatakan, harus diakui bahwa kelompok mayoritas di Indonesia belum mampu melindungi kelompok minoritas.

Kegiatan ini diisi dengan musik akustik Halaman Pengelana, pembacaan puisi oleh Andreas Wicaksono dan pemutaran film berjudul Menggugah Ingatan yang disutradarai oleh Kevin Willyanto Leo. Acara ditutup dengan menyalakan lilin untuk mengheningkan cipta dan dilanjut doa lintas agama.

Diikuti sekitar 200 orang, peringatan 5 tahun Bom Surabaya 13 Mei, merupakan hasil kerjasama Idenera, Roemah Bhineka Muda,GKI Diponegoro, Gusdurian, Nera Academia, Fakultas Filsafat Widya Mandala Surabaya dan Religius Study Uinsa.

(tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved