Idul Fitri 2023

Pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur Imbau Semua Pihak Hargai Perbedaan Perayaan Idul Fitri 2023

Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim Prof Dr Biyanto menyatakan sekalipun berbeda metode penentuan lebaran, namun saling menghargai dan menghormati.

Editor: faridmukarrom
Willy Abraham
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim Prof Dr Biyanto menyatakan sekalipun berbeda metode penentuan lebaran, namun saling menghargai dan menghormati tetap harus dijunjung seluruh pihak. Foto suasan Rukyatul Hilal. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur ajak semua pihak menghargai perbedaan meskipun tahun ini Lebaran 2023 berbeda.

Diketahui Pemerintah secara resmi memutuskan hari raya idul fitri 1 syawal 1444 H atau lebaran 2023 jatuh pada hari, Sabtu (22/4/2023). Keputusan ini diketahui berbeda dengan Muhammadiyah yang akan merayakan lebaran pada Jumat (21/4/2023) besok. 

Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim Prof Dr Biyanto menyatakan sekalipun berbeda metode penentuan lebaran, namun saling menghargai dan menghormati tetap harus dijunjung seluruh pihak. Baik yang merayakan lebaran Jumat atau Minggu harus saling menghargai. 

"Tentu kami mengimbau kepada keluarga besar Muhammadiyah atau kelompok masyarakat yang kebetulan punya hitungan sama dengan kami, maka tetap harus tepo seliro karena masih ada yang berpuasa pada hari Jumat besok," katanya, Kamis (20/4/2023). 

Dalam menentukan 1 syawal Muhammadiyah memakai metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal. Dalam pemahaman Muhammadiyah, bahwa metode ini memiliki dasar yang kuat dalam agama begitu pula dinilai sejalan dengan sains modern. 

Menurut Prof Biyanto, pihaknya sudah mewanti agar keluarga besar Muhammadiyah Jatim tidak euforia berlebihan dalam lebaran besok. Melainkan khusyuk dalam menjalankan ibadah. 

"Bagi kami ini adalah kebersamaan yang harus terus kita jaga bersama. Sehingga, masing-masing harus saling menghormati," ujar guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya itu. 

Sementara itu, Muhammadiyah Jatim memastikan persiapan salat ied di berbagai daerah di Jawa Timur tidak ada kendala. Baik perizinan dan semacamnya, dipastikan berjalan sesuai harapan. 

"Di Jawa Timur tidak ada masalah. Semuanya aman. Sejauh ini belum ada laporan kepada kami, alhamdulillah semuanya lancar," terangnya. 

Hasil Sidang Isbat 

Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1444 H jatuh pada Sabtu 22 April 2023.

Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta, Kamis (20/4/2023).

“Sidang isbat menetapkan 1 Syawal 1444 H jatuh pada hari Sabtu, 22 April 2023,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar usai Sidang Isbat 1 Syawal 1444 H.

Berdasarkan pantauan astronomis, posisi hilal pada sore ini, 20 April 2023 belum memenuhi kriteria baru hasil kesepakatan Menteri Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Ketentuan MABIMS menetapkan ketinggian hilal ditetapkan 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat sehingga awal 1 Syawal 1444 H diperkirakan jatuh pada hari Sabtu, 22 April 2023.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved