Pelantikan PPS Pemilu 2024

Mirip Pertunjukan Budaya, 651 PPS Pemilu 2024 di Banyuwangi Dilantik Pakai Baju Adat Osing

Mirip pertunjukan budaya, para panitia pemungutan suara atau PPS Kabupaten Banyuwangi dilantik dengan mengenakan baju adat Osing, Selasa (24/1/2023).

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/aflahul abidin
Pelantikan PPS Pemilu 2024 di Kabupaten Banyuwangi, Selasa (24/1/2023) 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Para panitia pemungutan suara atau PPS Kabupaten Banyuwangi dilantik, Selasa (24/1/2023).

Dalam pelantikan itu, PPS yang berjumlah 651 orang itu mengenakan pakaian adat osing.

Para laki-laki memakai baju dan celana setelan warna senada hitam. Mereka juga menggunakan penutup kepala berupa udeng khas Banyuwangi.

Baca juga: 921 PPS Pemilu 2024 di Ponorogo Dilantik Mengenakan Baju Penadon Ala Warok

Sementara para perempuan mengenakan baju hitam dengan bawahan kain batik motif khas Banyuwangi.

Kondisi tersebut membuat pelantikan yang berlangsung di Taman Blambangan itu terlihat unik. Ratusan orang yang berbaris di taman itu tampak seperti merayakan kegiatan budaya.

Komisioner KPU Banyuwangi Dian Purnawan mengatakan, pengenaan pakaian adat saat pelantikan PPS adalah instruksi dari KPU pusat.

Di Banyuwangi, hal itu diimplementasikan dengan penggunaan pakaian adat suku osing. Seperti diketahui, osing adalah suku asli Banyuwangi yang kebudayaan dan keberadaannya masih lestari hingga hari ini.

Dari pakaian adat itu, suku osing memiliki filosofi yang melambangkan kesederhanaan, kelanggengan, dan ketahanan diri.

"Pelantikan kami gelar di Taman Blambangan dan para anggota PPS kompak mengenakan pakaian adat Banyuwangi," kata Dian.

Dian menjelaskan, jumlah PPS di masing-masing desa adalah tiga orang. Untuk berjaga-jaga, KPU juga menyiapkan tiga calon pengganti anggota PPS apabila ada kejadian yang di luar prediksi.

Usai dilantik, para anggota PPS harus segera berkoordinasi dengan pemerintahan desa. Hal itu untuk menentukan kantor sekretariat dan merekrut staf.

"Tentunya kehadiran PPS ini butuh dukungan dari pemerintah desa," katanya.

Tahapan pemilihan umum yang akan dijalani oleh anggota PPS dimulai pada 26 Januari mendatang. Mereka harus merekrut petugas pemutakhiran data pemilih atau Pantarlih.

"Perekrutan Pantarlih disesuaikan dengan jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara). Jumlah total di Banyuwangi ada 5.195 pantarlih," lanjut dia.

Ia berharap, para anggota PPS bisa bekerja secara optimal untuk melancarkan penyelenggaraan Pemilu 2024.

"Semoga mereka bisa bekerja secara maksimal dan profesional," tuturnya. 

(Aflahul Abidin/Tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved