Rabu, 13 Mei 2026

Berita Blitar

Museum PETA Diharapkan Jadi Ikon Baru Wisata Sejarah di Kota Blitar

Disbudpar Kota Blitar berharap Museum PETA di Kota Blitar dapat menjadi ikon wisata sejarah di Kota Blitar selain makam Bung Karno

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Penampakan patung tentara PETA dan pesawat tempur jenis F-86 Sabre di Taman Plaza Museum PETA, Jl Sudanco Supriyadi, Kota Blitar, Senin (2/1/2023).    

TRIBUNMATARAMAN.COM - Selain Makam Bung Karno dan Istana Gebang, Museum PETA diharapkan bisa menjadi salah satu ikon baru wisata sejarah di Kota Blitar.

Museum PETA akan menampilkan diorama perjuangan Sudanco Supriyadi, komandan tentara Pembela Tanah Air (PETA) yang melakukan pemberontakan terhadap pendudukan tentara Jepang di Blitar pada 14 Februari 1945 silam.

"Selain Makam Bung Karno dan Istana Gebang, kami berharap Museum PETA bisa menjadi ikon wisata sejarah di Kota Blitar," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Edy Wasono, Senin (2/1/2023). 

Baca juga: Pesawat Tempur F-86 Sabre Dari TNI AU Tiba di Kota Blitar, Jadi Penambah Daya Tarik di Museum PETA

Sekadar diketahui, Kota Blitar sudah memiliki ikon wisata sejarah, yaitu, Makam Bung Karno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan dan Istana Gebang (rumah masa kecil Bung Karno) di Kelurahan/Kecamatan Sananwetan. 

Sekarang, Pemkot Blitar sedang mempersiapkan pembangunan Museum PETA di Jl Sudanco Supriyadi. 

Pembangunan Museum PETA dilakukan secara bertahap. Saat ini, Disbudpar sedang menyelesaikan pembangunan Taman Plaza Museum PETA

Taman Plaza ini diisi dengan monumen atau patung beberapa tentara PETA dan sejumlah kendaraan tempur yang merupakan hibah pinjam pakai dari TNI. 

Sejumlah kendaraan tempur yang sudah terpasang di Taman Plaza Museum PETA, yaitu, kendaraan lapis baja sejenis tank, meriam, dan pesawat tempur. 

Kendaraan lapis baja dan meriam merupakan hibah pinjam pakai dari TNI AL, sedang pesawat tempur bantuan hibah pinjam pakai dari TNI AU.

Untuk pesawat tempur jenis F-86 Sabre, baru datang pada akhir 2022 dan diserahterimakan oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI, Zulfahmi kepada Wali Kota Blitar, Santoso pada malam perayaan Tahun Baru 2023 di Alun-alun Kota Blitar, Sabtu (31/12/2022). 

"Rencananya, kami akan menerima hibah pinjam pakai lagi kendaraan tempur jenis tank dan meriam dari TNI AD untuk melengkapi koleksi di Taman Plaza Museum PETA," ujar Edy. 

Koleksi kendaraan tempur di Taman Plaza Museum PETA sudah menjadi daya tarik bagi masyarakat. 

Sejumlah orang tua terlihat mengajak anaknya untuk berfoto dengan latar kendaraan tempur di Taman Plaza Museum PETA

Selain berwisata gratis, orang tua juga bisa memberikan edukasi sejarah kepada anaknya di Taman Plaza Museum PETA

Sedang pembangunan Museum PETA sendiri akan dimulai pada 2024. Pembangunan Museum PETA masih menunggu pengosongan sejumlah SMP di lokasi. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved