Berita Tulungagung

Polisi Terlibat Peredaran Sabu-sabu di Tulungagung Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Udi Cahyono, polisi yang terlibat peredaran sabu-sabu di Tulungagung divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama 4 tahun serta denda Rp 1 mil

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Sidang pembacaan vonis dengan terdakwa polisi yang mengedarkan sabu-sabu di PN Tulungagung. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Udi Cahyono, anggota Polres Tulungagung yang terlibat peredaran sabu-sabu divonis bersalah oleh Pengadilan negeri (PN) Tulungagung, Selasa (2911/2022).

Majelis hakim yang diketuai Ali Sobirin menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun.

Selain itu majelis hakim juga menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 1 miliar.

Jika pidana denda ini tidak dibayarkan, maka diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan.

Putusan hakim ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yaitu 5 tahun penjara.

"Menyatakan terdakwa Udi Cahyono bin Soetamsir  terbukti secara sah dan meyakinkan, bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menyediakan narkotika golongan satu bukan tanaman," ujar Ali Sobirin membacakan amar putusan.

Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.

Selain itu perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat.

Sedangkan pertimbangan yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum.

Terdakwa sangat menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulangi, terdakwa tulang punggung keluarga, serta terdakwa sudah mengabdi sebagai polisi selama 30 tahun.

Terdakwa dan penasehat hukumnya menyatakan menerima putusan majelis hakim.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung, Agung Tri Radityo, putusan hakim menegaskan jika terdakwa terbukti melanggar  pasal 112 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Selain pidana penjara selama 4 tahun,  ada pidana tambahan berupa denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan," terang Agung.

Putusan ini setahun lebih ringan dibanding tuntutan JPU.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved