Berita Nganjuk

Rambu Peringatan Bertenaga Surya di Perlintasan KA Tanpa Pintu di Ngudikan Nganjuk Sudah Lama Mati

Rambu peringatan di Perlintasan tanpa palang pintu di Desa Ngudikan Nganjuk yang jadi lokasi kecelakaan Daihatsu Taruna, sudah 1 tahun mati

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Rambu peringatan bertenaga surya (kanan) yang sudah lama mati. Di lokasi ini, mobil Daihatsu Taruna hancur ditabrak KA dan menyebabkan 2 penumpangnya tewas, Kamis (13/10/2022) 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Bagi warga sekitar perlintasan tanpa palang pintu di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, kecelakaan antara Daihatsu Taruna dengan KA yang terjadi Kamis (13/10/2022), adalah kecelakaan pertama yang melibatkan kereta api di sana. 

Suratmin, seorang warga sekitar menjelaskan, sebelum terjadi kecelakaan, dari dalam rumah dia terus mendengar suara panjang klakson kereta api. 

Baginya, ini tidak biasa. Lalu tiba-tiba saja suara klakson itu diikuti suara benturan yang cukup keras. 

"Kami langsung lari mendekat ke perlintasan melihat apa yang terjadi," kata Suratmin, Kamis (13/10/2022).

Saat itu, kata Suratmin, sejumlah warga sempat melihat KA sempat melambat dan mengerem tetapi lajunya masih lumayan kencang hingga menabrak mobil Daihatsu Taruna dan terpental.

Kondisi mobil menjadi dua bagian dan dua penumpangnya terlihat ikut terpental hingga meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.

"Kami tidak bjsa membayangkan kalau KA tidak menurunkan kecepatannya maka mobil yang tertabrak pasti hancur berkeping-keping," ucap Suratmin.

Sebenarnya, ungkap Suratmin, meski tidak ada palang pintu di perlintasan Rel KA sudah ada rambu peringatan bertenaga sinar matahari.

Di rambu tersebut awalnya ada petunjuk arah panah darimana arah datangnya KA yang akan melintas. Akan tetapi, rambu peringatan tersebut mati setahun terakhir dan tidak pernah ada perbaikan meski sempat dilaporkan ke Dishub.

"Makanya, kami berharap rambu peringatan di perlintasan KA yang ada di Desa Ngudikan kembali diperbaiki sehingga dapat memberikan tanda ada KA melintas," tutur Suratmin yang juga sempat memberikan pertolongan kepada para korban kecelakaan tersebut.

(Achmad Amru Muiz/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved