Kamis, 16 April 2026

Berita Blitar

Digerus Air Hujan, Bangunan Talud Setinggi 5 Meter di Kota Blitar Ambrol  

Bangunan talud di Jl Muara Takus, Lingkungan Jatimalang, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar ambrol akibat tergerus air hujan

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Kondisi bangunan talud di Jl Muara Takus, Lingkungan Jatimalang, Kelurahan Sentul, Kota Blitar, yang ambrol, Senin (3/10/2022).    

TRIBUNMATARAMAN.COM - Bangunan talud di Jl Muara Takus, Lingkungan Jatimalang, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar ambrol akibat tergerus air hujan, Senin (3/10/2022). 

Bangunan talud yang ambrol sepanjang 20-25 meter dengan ketinggian sekitar lima meter.

Kondisi bangunan talud ambrol itu membahayakan pengendara karena lokasinya persis di pinggir jalan. 

Sekarang, BPBD Kota Blitar memasang garis tanda bahaya di lokasi bangunan talud ambrol

Siti Kalimah, warga sekitar lokasi mengatakan bangunan talud mulai ambrol pada Sabtu (1/10/2022) malam. Ketika itu, di lokasi diguyur hujan deras. 

Lalu, pada Senin (3/10/2022), kondisi bangunan talud yang ambrol semakin parah karena di lokasi kembali diguyur hujan deras. 

"Sabtu malam bangunan talud mulai ambrol, terus sejak dini hari tadi di lokasi kembali diguyur hujan deras dan kondisi bangunan talud yang ambrol semakin parah," kata Siti. 

Siti berharap bangunan talud yang ambrol segera diperbaiki agar tidak membahayakan pengendara jalan. 

Sebab, posisi bangunan talud berada persis di pinggir jalan. Kalau tidak segera diperbaiki, ia khawatir bangunan talud yang ambrol juga bisa menggerus badan jalan. 

"Talud ini dibangun sekitar tiga tahun lalu dan baru kali ini ambrol," ujarnya. 

Plt Kepala BPBD Kota Blitar, Toto Robandiyo mengatakan bangunan talud ambrol akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Kota Blitar dua hari belakangan ini. 

Air hujan cukup banyak dan melimpah sehingga bangunan plengsengan atau talud tidak kuat menahan arus air. 

"Untuk penanganan sementara, kami beri tanda water barrier dan lampu PJU di sebelah utaranya dihidupkan agar tidak membahayakan pengguna jalan," katanya. 

Ia juga berharap masyarakat yang melintas di lokasi agar lebih berhati-hati karena ada penyempitan jalan. 

"Kami sudah koordinasi dengan DPUPR terkait perbaikan bangunan talud yang ambrol," ujarnya. 

Selain bangunan talud ambrol, hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi dua hari ini juga membuat pohon tumbang di beberapa titik di Kota Blitar. 

Pohon tumbang terjadi di sekitar Pasar Hewan Dimoro dan di Kelurahan Klampok. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pohon tumbang itu.

(samsul hadi/tribunmataraman.com) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved