Berita Gresik

Peringati Hari Rabies, Pet Shop di Gresik Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Memperingati hari rabies yang digelar 28 September, petshop Kawan Hewan di Gresik menggelar vaksinasi rabies gratis. 

Editor: eben haezer
ist
Vaksinasi rabies gratis di Petshop Kawan Hewan di Kabupaten Gresik. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Memperingati hari rabies yang digelar 28 September, petshop Kawan Hewan menggelar vaksinasi rabies gratis. 

Warga memiliki anjing bisa membawa ke Petshop Kawan Hewan di Ruko Grand Bunder 2 Kav 13 A, Graha Bunder Asri, Kabupaten Gresik,

Vaksin rabies gratis ini merupakan upaya untuk mensukseskan cita-cita bersama dunia kesehatan hewan agar bebas rabies tahun 2023. 

Owner Kawan Hewan, drh Dara menyampaikan rabies mungkin sudah tidak asing bagi masyarakat yang memiliki hubungan erat dengan hewan. Baik hewan peliharaan maupun hewan ternak. 

"Penyakit rabies atau sering disebut penyakit anjing gila merupakan penyakit berbahaya pada hewan dan manusia dengan tingkat kematian (case fatality rate) hingga 100 persen," katanya. 

Dia menjelaskan Rabies adalah penyakit hewan yang disebabkan oleh virus RNA dan genus Lyssavirus, famili Rhabdoviridae, yaitu virus yang berbentuk seperti peluru bersifat neurotropis, menular dan ganas.

"Penyebar virus ini yang paling utama adalah anjing, sisanya adalah monyet, kucing, dan musang. Oleh sebab itu, perlu peranan semua pihak untuk mengendalikan laju penularan rabies. Baik pada sektor kesehatan hewan maupun kesehatan masyarakat dan hari ini Kawan Hewan ingin berpartisipasi dan tentunya mengedukasi kawan-kawan pemilik anabul (Anak Bulu)," terangnya. 

Pihaknya telah menyiapkan 50 dosis vaksin anti rabies.

Syarat vaksinasi ini umur minimal 6 bulan, tidak dalam kondisi hamil dan tentunya tidak sedang sakit. 

"Memang kebanyakan yang anabul yang di vaksin di Kawan Hewan adalah kucing meskipun kemarin juga ada kera dan anjing. Meskipun 50 dosis vaksin anti rabies dari Kawan Hewan sudah habis, namun bagi para pemilik hewan peliharaan masih bisa datang ke Petshop kami untuk mendapatkan dosis tambahan vaksin anti rabies dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia dan masih gratis sampai tanggal 28 September," tutupnya. 

Menurutnya di Jawa Timur sendiri sampai hari ini masih dinyatakan bebas rabies. Namun masyararakat tidak boleh lengah atau menganggap enteng masalah penyakit rabies. 

"Virus ini juga bersifat Zonoosis (penuluran virus dari hewan ke manusia), di Indonesia sendiri ada beberapa daerah yang belum dinyatakan bebas rabies, maka dari itu penting bagi teman-teman yang punya hobi atau yang punya usaha hewan peliharaan untuk tetap waspada," pungkasnya. 

Manajer Kawan Hewan, drh. Granita menyebutkan ciri-ciri hewan yang terinfeksi virus rabies yang paling mudah diamati pada tingkah laku hewan akan lebih agresif 'galak'. Kemudian di sekitar mulutnya keluar lendir berlebih dan sangat takut pada air. 

"Untuk itu jika melihat atau mengetahui ciri-ciri hewan yang seperti itu, agar segera dilaporkan ke klinik hewan atau pukeswan terdekat," kata dia. 

Diharapkan masyarakat mempunyai kesadaran untuk memvaksin hewan peliharaannya, tidak hanya pada momentum peringatan World Rabies Day saja. 

(willy abraham/tribunmataraman.com)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved