dr Zaidul Akbar

Atasi Perut Buncit Pakai Jurus Sehat Rasulullah, dr Zaidul Akbar : Pengaruhi Hubungan Suami Istri

Cara Kecilkan Perut Buncit Ala Jurus Sehat Rasulullah, dr Zaidul Akbar Sebut Bisa Pengaruhi Hubungan Suami Istri

Editor: Rendy Nicko
Dokumen Pribadi dr Zaidul Akbar
Cara Kecilkan Perut Buncit Ala Jurus Sehat Rasulullah, dr Zaidul Akbar Sebut Bisa Pengaruhi Hubungan Suami Isti 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Meski bagi sebagian orang bahwa pria dengan perut buncit merupakan tanda kemakmuran, namun bagi dr Zaidul Akbar justru menjadi sebuah penentu bagi hubungan suami istri.

Menurut dr. Zaidul Akbar perihal perut buncit dapat mempengaruhi hubungan suami istri lantaran perut buncit dapat berefek pada keperkasaan laki-laki.

“Kalau laki-laki numpuknya di perut dan itu imbasnya ke perkasaan pria. Jadi saya pernah baca bahwa belly fat (perut buncit) itu memang ngefek ke perkasaan dan kalau udah begini imbasnya sampai ke hubungan suami istri, bisa cerai” kata dr Zaidul Akbar seperti dikutip dari kanal YouTube Bisikan.com.

Bahkan disebutkan bahwa sebagian besar perceraian disebabkan oleh ketidakpuasan suami istri.

Baca juga: Solusi Ketika Alergi Selalu Kambuh Ala dr Zaidul Akbar, Habbatussauda Jadi Alternatif Selain Puasa

Baca juga: Inilah Daun Sakti Ala dr Zaidul Akbar, Mampu Hancurkan Sel Kanker Ganas dan Racun

Kali ini dr Zaidul Akbar membagikan cara bagaimana mengecilkan perut buncit dengan cepat dan tanpa diet, yaitu menerapkan pola “7 Days Challenge JSR (Jurus Sehat Rasulullah).

7 Days Challenge JSR yaitu program makan selama 7 hari dengan cara menghentikan konsumsi makanan seperti nasi putih, makanan berbasis tepung, gula pasir, dan makanan berminyak.

Dokter Zaidul Akbar menyebut bahwa cara ini diibaratkan seperti ‘singa lapar’.

“Jadi kita membiasakan untuk dalam seminggu tidak ada yang 4 itu, (nasi putih, makanan berbasis tepung, gula pasir, dan makanan berminyak), memang betul-betul mengkondisikan kita kayak singa lapar, kalau sudah kondisi singa lapar maka lama-lama lemaknya tadi rontok dengan sendirinya,” kata dr. Zaidul Akbar.

Menurutnya, jika orang-orang sudah mengenal konsep-konsep sehat seperti ini, maka pola diet sudah tidak diperlukan.

“Kalau kita mengenal konsep kayak begini, gak perlu pola-pola diet, kurangi aja yang tadi karbo-karbonya tadi, nanti turun, cepet banget turunnya,” ujarnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved