Seleb
Keanehan Hotman Paris Kala Tolak Jadi Pengacara Ferdy Sambo dan PC di Kasus Pembunuhan Brigadir
Keanehan Hotman Paris Kala Tolak Tawaran Jadi Pengacara Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Kasus Pembunuhan Brigadir J
Namun pada program tersebut, Hotman Paris tidak menjelaskan alasan penolakannya secara gamblang.
"Maaf, untuk kali ini, saya tidak bisa. Ada alasan tertentu," ujarnya.
Lebih lanjut ia menambahkan kondisinya di mana saat ditawari, dirinya tengah menangani dua kasus viral yang menyeret rakyat kecil.
"Di bulan yang sama ada dua kasus viral rakyat kacil yang berhasil saya tolong," ungkap Hotman Paris.
Di sisi lain, Hotman Paris mengatakan seorang pengacara memang diperlukan dalam sebuah kasus terkait pendampingan hukum.
"Tidak benar pengacara hanya membela orang yang jujur dan bersih," katanya, dikutip dari Tribunnews.
Sehingga menurutnya, tugas pengacara yaitu membantu kliennya agar memperoleh hukuman sesuai dengan kesalahan yang diperbuat.
"Lebih tepat saya mengatakan, pengacara itu kepada yang bersalah pun (harus bekerja) agar dihukum sesuai dengan kesalahannya," pungkas Hotman Paris.
Tembakan Ferdy Sambo
Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022) kemarin, telah memecahkan teka-teki selama ini.
Bahkan dalam rekonstruksi kemarin telah banyak informasi baru terkait bagaimana Ferdy Sambo menghabisi Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang tidak jelas selama ini.
Nampaknya cara yang dilakukan koboi Sambo sangat sadis.
Brigadir J ditembak dalam posisi tertelungkup di samping tangga depan gudang rumah dinasnya.
Korban saat itu setelah ditembak Bharada E.
Melihat kondisi seperti itu, Sambo yang ada di situ langsung mengarahkan tembakan ke kepala belakang Brigadir J.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Hotman-Paris-dengan-Asprinya-Iqlima.jpg)