Berita Blitar

Pabrik Rokok Apache Tutup, Disnaker Kucurkan Rp 500 Juta Untuk Pelatihan Karyawan Terdampak PHK

Dinkop UKM dan Tenaga Kerja kota Blitar akan mengucurkan anggaran Rp 500 juta untuk pelatihan para karyawan Pabrik rokok Apache yang terdampak PHK.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Gerbang Pabrik Rokok Apache di Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, tutup, Selasa (30/8/2022). Disnaker kota Blitar akan memberikan pelatihan kepada ratusan karyawan pabrik rokok Apache yang terpaksa di-PHK. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pabrik Rokok Apache tutup. Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kota Blitar pun akan mengadakan pelatihan untuk para karyawan Pabrik Rokok Apache yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dinas mengusulkan anggaran Rp 500 juta untuk pelatihan karyawan pabrik rokok terdampak PHK di Perubahan APBD Kota Blitar 2022.

"Insyaallah, pelatihan untuk karyawan pabrik rokok yang terdampak PHK jadi. Perkiraan mulai Oktober 2022, setelah PAK. Kami usulkan anggaran Rp 500 juta di PAK," kata Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kota Blitar, Juyanto, Kamis (1/9/2022). 

Juyanto mengatakan akan mengumpulkan karyawan pabrik rokok terdampak PHK lebih dulu sebelum mengadakan pelatihan. 

Baca juga: Pabrik Rokok Apache di Kota Blitar Tutup, Ratusan Karyawan Terdampak PHK

Jumlah karyawan Pabrik Rokok Apache asal Kota Blitar yang terdampak PHK sebanyak 181 orang. 

"Karena dari pabrik juga sudah memberikan pelatihan, rencana kami akan bertemu dengan karyawan yang terkena PHK dulu. Kami diskusikan dulu kira jenis pelatihan apa yang mereka inginkan," ujarnya.

Selain itu, kata Juyanto, dinas juga berencana membentuk kelompok masyarakat (Pokmas) atau koperasi untuk karyawan pabrik rokok yang terdampak PHK. 

Pembentukan Pokmas atau koperasi itu untuk memudahkan dinas mengawasi dan mendampingi karyawan pabrik rokok terdampak PHK setelah mengikuti pelatihan.

"Setelah pelatihan, mereka kami kumpulkan lagi untuk membentuk Pokmas atau koperasi agar kami mudah mengawasi dan mendampingi," ujarnya. 

Menurutnya, dinas juga mengawal pemberian kompensasi atau pesangon dari perusahaan kepada karyawan terdampak PHK. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved