Berita Kediri

Kirab Tumpeng Hasil Bumi di Simpang Lima Gumul Kediri Jadi Rebutan Warga

Kirab tumpeng hasil bumi digelar di kawasan Simpang Lima Gumul. Ratusan warga yang datang langsung berebut.

Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/luthfi husnika
Puluhan tumpeng diarak dalam kirab yang digelar oleh Pemkab Kediri, Senin (22/8/2022) sore. Kirab yang digelar di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri tersebut dikerumuni ratusan warga. 

Reporter: Luthfi Husnika

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Puluhan tumpeng dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri diarak dalam kirab yang digelar oleh Pemkab Kediri, Senin (22/8/2022) sore.

Kirab yang digelar di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri tersebut dikerumuni ratusan warga.

Tumpeng yang terbuat dari hasil bumi berupa sayuran dan buah-buahan yang dibawa para peserta dari seluruh kecamatan yang ada Kabupaten Kediri itu pun menjadi rebutan warga.

Warga yang melihat secara langsung di pinggir jalan berebut isi tumpeng, meski peserta memasuki garis finish. 

Saat peserta membawa tumpeng sambil berjalan dari SLG menuju arah Pamenang, beberapa warga pun terlihat langsung mendekat untuk mengambil tumpeng hasil bumi seperti tomat, kacang-kacangan, nanas, apel dan lainnya. 

Seperti yang dilakukan, Sutini (43), warga Desa Joho Kecamatan Ngasem mengaku, memilih berangkat lebih awal dari rumah bersama anaknya. Hal tersebut dia lakukan agar bisa mendapatkan tempat di depan supaya bisa melihat langsung kirab tumpeng.

"Sampai di sini pukul 13.30 WIB. Tapi nunggu dimulainya kirab lumayan lama," katanya saat ditemui di sela acara.

Selain itu, Sutini juga mengambil hasil tumpeng yang dibawa oleh masing-masing peserta. Ia menjelaskan bahwa memanfaatkan adanya momen tersebut. Apalagi, ada beberapa para peserta yang telah memberikan izin kepada warga yang hadir untuk mengambil tumpeng hasil bumi itu.

"Kalau mengambilnya itu hanya beberapa saja dan intinya tidak boleh banyak-banyak," tambahnya. 

Dia mengatakan, masyarakat yang hadir sangat antusias dengan adanya kirab tumpeng dan pawai barongan. Menurutnya, acara tersebut merupakan pertama digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kediri setelah dua tahun lalu tidak ada karena pandemi Covid-19 melonjak. 

"Pastinya kami bersyukur sekali karena bisa digelar tahun ini. Semoga di tahun depan tetap ada dan lebih meriah," pungkasnya. 

Setelah kirab tumpeng selesai, disusul dari belakang pawai barongan yang berjumlah puluhan. Pawai ditampilkan oleh peserta yang berasal dari Kabupaten Kediri juga.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved