Misteri Pembunuhan Brigadir J

Tak Percaya, Keluarga Brigadir J Menolak Tawaran Perlindungan Dari LPSK

Merasa tak percaya, keluarga Brigadir J menolak tawaran perlindungan yang diberikan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/m zainal arif
Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo saat mensosialisasikan Program Perlindungan Saksi dan Korban berbasis komunitas kepada masyarakat Jawa Timur di Balai Pemuda Surabaya, Jumat (12/8/2022). (SURYA - MOHAMMAD ZAINAL ARIF) 

TRIBUNMATARAMAN.com | JAKARTA - Keluarga Brigadir J menolak tawaran perlindungan yang diberikan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Hal ini disampaikan oleh Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo.

Kata dia, kuasa hukum Brigadir J merasa tidak percaya dengan apa yang akan dilakukan LPSK untuk kliennya dan keluarganya.

"Pernah WA (WhatsApp), pernah telepon, pernah bersurat tapi tidak direspon. Dalam satu dialog di TV itu kan, salah satu pengacara mengatakan terimakasih kepada LPSK yang memberi kesempatan untuk mendapatkan perlindungan, tetapi mohon maaf kami tidak percaya. Ya sudah," kata Hasto dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (14/8/2022).

Baca juga: Kejagung Siapkan 30 Jaksa Tangani Pembunuhan Berencana Brigadir J yang diotaki Irjen Ferdy Sambo

Hasto menegaskan, LPSK tak ingin memaksa keluarga Brigadir J untuk mengajukan permohonan perlindungan.

Kata dia, pemberian perlindungan kepada LPSK harus diawali dengan pengajuan dari pemohon yang butuh dilindungi.

"Karena LPSK kan perlindungannya sifatnya sukarela ya, harus orang yang terlindungi itu ya bener bener bersedia menjadi terlindung begitu," ucap Hasto.

Ia lantas menyinggung peran kuasa hukum dan masyarakat yang bersedia melindungi keluarga Brigadir J.

Sebab kata dia, jika memang ada pihak yang berkenan untuk melakukan perlindungan tersebut maka akan membantu tugas LPSK dalam menjamin keselamatan keluarga korban.

"Waktu itu saya menjawab 'gak masalah' karena kalau pengacara atau masyarakat umum bisa memberikan perlindungan pada saksi dan korban itu justru membantu pekerjaan LPSK," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved