Sabtu, 18 April 2026

Misteri Pembunuhan Brigadir J

Lima Tanggapan Pengacara Deolipa Yumara Setelah Dicabut Kuasanya Sebagai Pengacara Bharada E

Pengacara Deolipa Yumara mengomentari pencabutan kuasanya sebagai kuasa hukum Bharada E. Berikut lima tanggapan darinya

Penulis: eben haezer | Editor: eben haezer
ist/metro tv
Pengacara Deolipa Yumara 

Dengan ini, menerangkan bahwa terhitung tanggal 10 Agustus 2022 mencabut kuasa yang telah diberikan kepada Deolipa Yumara S.H, S.Psi dan Muhammad Burhanuddin S.H, advokat (pengacara).

Dengan ini saya selaku pemberi kuasa menyatakan mencabut kuasa tersebut terhitung sejak tanggal surat ini ditandatangani. Dengan pencabutan surat kuasa ini, maka surat kuasa tertanggal 8 Agustus 2022 sudah tidak berlaku dan tidak dapat dipergunakan lagi dan karenanya advokat dan konsultan hukum pada kantor Law Office Deolipa Yumara dan Burhanuddin Associates Counselor of Law tidak lagi memiliki hak dan kewenangan untuk melakukan tindakan hukum dalam hal yang sebagaimana tercantum di dalam kuasa tersebut.

Surat pencabutan ini saya buat dalam keadaan sadar dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Demikian surat pencabutan kuasa untuk dipergunakan sebagaimana mestinya."

Jakarta, 10 Agustus 2022

Richard Eliezer Pudihang Lumiu"

Mengaku Ditekan

Sebelum kuasanya dicabut, pengacara Deolipa Yumara sempat membeberkan bahwa dia beberapa kali mendapat tekanan.

Deolipa Yumara mengaku mendapat banyak tekanan selama menjadi pengacara untuk Bharada E.

Hal itu diceritakan Deolipa Yumara saat hadir sebagai narasumber di program Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Selasa (9/8/2022) lalu. 

'Saya punya harapan-harapan, yang pertama harapan pribadi saya, internal. Ini kan kemudiaan saya menjadi saksi yang mendengar cerita Bharada E. Saya adalah kuasa hukumnya," kata Deolipa.

"Jadi tolonglah jangan ada tekanan-tekanan ke saya supaya cabut perkara atau apa, supaya cabut kuasa atau apa," tambahnya.

Deolipa mencontohkan tekanan-tekanan yang datang kepada dirinya.

"Namanya berperkara kan adajuga yang suka dan enggak suka. 'Woy jangan begitu, jangan begini, gua cabut, tolong ini,' ah gitu. ya kita bernegara nih. Ini saya pengacara merah putih lho, bukan pengacara institusi, saya pengacara merah putih untuk kepentingan bendera merah putih," tegasnya.

Deolipa mengatakan, tekanan yang ditujukan kepadanya sudah sangat mengganggu.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved