Berita Kediri
Tinjau Progres Bandara Kediri, Bupati Mas Dhito Pastikan Oktober 2023 Sudah Mulai Landing
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lokasi proyek pembangunan bandara Dhoho International Airport Kediri, Jumat (8/7/2022) kemarin.
TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lokasi proyek pembangunan bandara Dhoho International Airport Kediri, Jumat (8/7/2022) kemarin.
Bupati Mas Dhito memastikan Oktober 2023 bandara yang berada di Kecamatan Grogol itu sudah mulai beroperasi.
"Bandara akan tetap selesai di Bulan Juni, cuman baru beroperasi di bulan Oktober 2023," kata Mas Dhito.
Dalam kunjungannya yang ditemui pihak PT Surya Dhoho Investama (SDHI), Mas Dhito mempertanyakan progres pembangunan bandara untuk mempersiapkan infrastruktur pendukung diluar proyek bandara. Dalam hal ini, infrastruktur diluar dampak proyek bandara yang menjadi kewenangan PT SDHI.
Baca juga: Belum Nikmati Hasil Curiannya, 1 dari 2 Pencuri Motor Babak Belur Jadi Samsak Hidup Warga
Baca juga: Identitas dan Sosok Lima Simpatisan MSAT DPO Pencabulan Santriwati Turut Dijebloskan ke Penjara
Pemerintah Kabupaten Kediri, lanjut Mas Dhito, sangat perlu mengetahui progres pembangunan bandara.
Pasalnya, pemerintah harus menyiapkan infrastruktur terkait ruas jalan yang mendukung konektivitas antar wilayah.
Baca juga: Minim Sinyal, Bupati Mas Dhito Rencanakan Bangun BTS di Desa Kalipang Kediri
Baca juga: Inilah Peran 5 Tersangka Simpatisan MSAT yang Diamankan, Satu Orang Ada yang Siram Air Panas Polisi
"Jangan sampai bandara sudah selesai jalannya belum siap," ungkapnya.
Selain proyek jalan tol yang ditangani pemerintah pusat, pemerintah Kabupaten Kediri menyiapkan ruas-ruas jalan alternatif.
Dia menyebutkan, ruas jalan dari Kertosono mulai Papar-Gampengrejo-Purwoasri perlahan mulai dilakukan perbaikan.
Selain jalan Mas Dhito menyebutkan saat ini tengah mengerjakan Jembatan Ngadi penghubung antara Kabupaten Kediri dengan Tulungagung.
Kemudian akan dilanjutkan Jembatan Mrican yang menghubungkan Kota Kediri dengan Kabupaten Kediri.
"Tidak mungkin sudah ada bandara tapi ada satu konektivitas yang terputus karena jembatan yang tidak dibangun," tuturnya.
Mas Dhito menegaskan, pemerintah sangat serius untuk mempersiapkan adanya bandara. Sebab, adanya bandara dipastikan akan terjadi lonjakan atau perubahan yang cukup eksponensial baik itu sektor perekonomian, pariwisata, maupun sektor lain.
"Kami berharap adanya bandara yang pertama bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat yang ada di Kediri Raya," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Bupati-Mas-Dhito-tinjau-Bandara.jpg)