Ibadah Haji 2022

Aturan Berat Minimal Bagasi Pesawat Berubah, Calon Jamaah Haji Diimbau Bawa Bekal Secukupnya

Para calon jamaah haji diminta bawa bekal secukupnya ke Tanah Suci. Sebab, aturan berat minimal bagasi pesawat telah berubah dan lebih sedikit

Editor: eben haezer
tribunjatim/tony hermawan
Bimbingan manasik haji massal di Lumajang, Jawa Timur. 

Reporter: Tony Hermawan

TRIBUNMATARAMAN.com | LUMAJANG - Menentukan bekal saat beribah haji memang sangat penting. Barang yang dibawa setidaknya harus menunjang kelancaran ibadah.

Oleh karena itu, beberapa hari lalu Kantor Kemenag Lumajang memberikan bimbingan manasik haji massal di Gedung Soedjono.

Dalam kegiatan itu ada sejumlah pesan yang disampaikan pada calon jamaah haji (CJH). Terutama mereka diminta menjaga kesehatan sampai waktu keberangkatan. 

Berikutnya yang juga perlu dicatat, CJH diimbau untuk membawa bekal secukupnya. Beberapa perlengkapan haji yang perlu harus disiapkan CJH di antaranya adalah perlengkapan busana, seperti pakaian ihram atau gamis, jilbab, sabuk, alat ibadah, hingga jaket.

CJH juga disarankan membawa obat-obatan, perlengkapan makan dan minum, hingga perlengkapan mandi, sunscreen, dan kacamata hitam.

Kepala Kantor Kemenag Lumajang, Muhammad Muslim mengatakan, bimbingan itu untuk memberikan arahan pada setiap calon jamaah terkait kebijakan baru dalam pemberangkatan haji. Sedangkan, untuk bimbingan manasik yang lebih detail akan diberikan mulai bulan depan.

“Kemarin bimbingan manasik haji massal, pemberitahuan mengenai kebijakan pemberangkatan dan lain-lain. Sedangkan untuk bimbingan lainnya akan dilaksanakan pada tanggal 2,3,4 dan 5 Juni. Ratusan calon jamaah nanti akan dibagi menjadi empat titik. Di Yosowilangun, Pasirian, Lumajang dan Randuagung,” katanya.

Pemberangkatan haji sebelumnya membolehkan barang bawaan CJH ketika berangkat dan pemulangan sebanyak 32 kilogram. Tetapi, sekarang kebijakan itu sudah tak berlaku.

Tahun ini berangkat ke Makkah, maksimal barang bawaan di bagasi 15 kilogram dan tas kabin semula 7 kilogram menjadi 5 kilogram. Lalu untuk pemulangan menjadi 30 kilogram.

Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Lumajang H. Anang Akhmad Syaifuddin berharap, seluruh CJH bisa mengikuti semua prosedur dan aturan perjalanan ibadah haji dengan sebaik-baiknya. Seluruh kebijakan baru ini dibuat tujuannya agar CJH bisa beribadah khusyuk di Makkah.

“Sekali lagi ini, seluruh aturan ini berasal dari Pemerintah Saudi Arabia. Kami yang ada di Indonesia dan di daerah harus mengikuti kebijakan itu," pungkas H. Anang yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Lumajang. 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved