Ledakkan Mercon di Madiun

Fakta-fakta Ledakan Mercon di Madiun: Korban Apes Jadi Tersangka dan Terancam Pidana Seumur Hidup

Polisi tetapkan empat orang tersangka dalam kasus ledakan mercon di Kecamatan Geger Kabupaten Madiun

Editor: faridmukarrom
tribunjatim/sofyan arif candra
Kondisi rumah di kabupaten Madiun yang hancur akibat ledakan bubuk mercon seberat 1 kg. 

Rangkuman:

  • Polisi tetapkan empat orang tersangka dalam kasus ledakan mercon di Kecamatan Geger Kabupaten Madiun
  • Empat orang tersangka yang ditetapkan tersangka ini termasuk korban yang alami luka berat pada bagian kaki
  • Keempat tersangka terancam hukuman seumur hidup akibat dari ledakan mercon

Laporan Wartawan Sofyan Arif Candra

TRIBUNMATARAMAN.com | MADIUN - Fakta kasus ledakan mercon di Kecamatan Geger Kabupaten Madiun kini memasuki babak baru usai polisi tetapkan tersangka empat orang. 

Diketahui terjadi ledakan seusai santap sahur sekitar pukul 04.00 WIB pada Rabu (27/4/2022) lalu.

Akibat dari peristiwa ini seorang pemuda bernama Amzat Tri Ardiansyah mengalami luka berat akibat ledakan petasan. 

Kini dari kasus ledakan mercon, Polres Madiun tetapkan Amzat sebagai tersangka bersama tiga rekannya yang lain yaitu Dyan Akbar (24), lalu Malindo Riky (20), dan Vikri Ravli (21).

Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo mengatakan sebelum ledakan tersebut terjadi, pada hari Selasa (26/4/2022) pukul 20.00 WIB, Dyan, Amzat, dan Malindo membuat bungkus mercon di rumah Amzat.

Tak lama, Dyan dihubungi oleh Vikri yang menginformasikan bahwa bubuk mercon sudah tersedia.

Mendapat informasi tersebut, Amzat dan Malindo membeli dan mengambil bubuk mercon tersebut di Lapangan Balerejo, Kebonsari.

"Tersangka membeli 2 kilogram (bubuk mercon) dengan harga perkilogram nya Rp 275 ribu," kata Anton, Jumat (29/4/2022).

Setelah kembali ke rumah, ada orang lain yaitu YS yang membeli bubuk mercon tersebut seberat satu kilogram.

"Sisanya seberat satu kilogram disimpan di dalam kamarnya (Amzat)," lanjutnya.

Lalu pada Rabu (27/4/2022) pukul 3.45 WIB, usai santap sahur, Amzat masuk ke dalam kamar serta memindahkan obat mercon ke dalam lemari kecil.

"Yang bersangkutan bermain Hand Phone, dan tidak lama kemudian obat mercon tersebut meledak," jelas Anton.

Akibat ledakan tersebut kamar dan rumah yang dihuni Amzat porak poranda dan mengalami kerusakan berat.

Halaman
12
Sumber: Surya
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved