Berita Trenggalek

Tukar Guling Lahan Kas Desa yang Terkena Pembangunan Bendungan Tugu Segera Terealisasi

Penggantian tanah kas desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek yang terdampak pembangunan Bendungan Tugu bakal segera terealisasi.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/aflahul abidin
Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek. 

TRIBUNMATARAMAN.com | TRENGGALEK - Penggantian tanah kas desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek yang terdampak pembangunan Bendungan Tugu bakal segera terealisasi.

Tanah kas desa yang sebelumnya luasnya kira-kira 6 hektare itu akan digantikan dengan tanah di desa-desa sekitar yang luasnya 3,8 hektare.

Meski lebih sempit, nilai keekonomian dari kedua lahan itu kurang lebih sama.

PPK Tanah Bendungan Tugu Denny Bayu Prawesto mengatakan, pembahasan soal tukar guling lahan kas desa Nglingis sudah berlangsung sejak 2019.

Saat ini, sudah beberapa proses telah dilalui.

“Tinggal menunggu pembayaran dari LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara),” kata Denny, Selasa (5/4/2022).

Ia mengatakan, lahan pengganti tanah kas desa itu berada di sekitar Desa Nglingis. Antara lain, Desa Banaran dan Pucang Anak.

“Total ada 23 bidang. Kalau nominalnya sekitar Rp 12 miliar,” sambungnya.

Pihaknya mengaku, telah berkomunikasi dengan LMAN untuk memastikan kapan waktu pembayaran itu.

Menurut informasi yang mereka terima, pembayaran lahan itu bakal dilakukan dalam waktu dekat, kira-kira sebelum Lebaran.

“Bulan Februari lalu kami telah mengirimkan rekening penampungan ke LMAN. Untuk kemudian dibayarkan ke pemilik lahan yang akan menjadi tanah kas desa Nglingis,” ucapnya.

Kabar ini menjadi angin segar bagi warga yang tanahnya dijual untuk tukar guling lahan kas desa itu.

Panca Priatmoko, salah satu warga yang lahannya dibeli untuk tukar guling tanah kas Desa Nglingis, mengaku, telah lama menunggu pencairan jual-beli tanah itu.

Selasa (5/4/2022), ia bersama perwakilan warga lain mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Trenggalek untuk dengar pendapat bersama pihak-pihak terkait soal pencairan.

Panca mengaku, proses perjanjian jual beli telah diteken sejak lama. Yakni sekitar 1 tahun terakhir.

“Harapannya segera cair. Ini tadi katanya sebelum Lebaran, mudah-mudahan saja,” ucap Panca. (fla)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved