Jembatan Balun Ambles
Jembatan Balun Lamongan Diperkirakan Mulai Bisa Digunakan H - 10 Sebelum Lebaran
Proses perbaikan Jembatan Balun diperkirakan baru selesai dalam 21 hari.
Laporan wartawan Hanif Manshuri
TRIBUNMATARAMAN.COM | LAMONGAN - Proses perbaikan Jembatan Balun diperkirakan baru selesai dalam 21 hari.
Diketahui saat ini telah dilakukan proses pembongkaran dan pembersihan material jembatan Balun yang ambles ditargetkan selesai dalam 3 hari.

Proses pembongkaran dan pembersihan itu dipercepat agar bisa menyelesaikan perbaikan jembatan yang ditargetkan dalam 21 hari bisa selesai.
Baca juga: Ratusan Kendaraan Masih Terjebak Kemacetan dari Paciran Lamongan Hingga Ujungpangkah Gresik
Bupati Lamongan Yuhronur Effendi ketika bertandang di lokasi jembatan didampingi Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, target pembersihan hanya waktu 3 hari.
Baca juga: Jembatan Balun Lamongan Ambles, Arus Lalin Dari Arah Semarang Dialihkan
Yuhronur memastikan itu diketahui dari hasil koordinasi antara Pemkab Lamongan dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Jadi sejak tadi malam sudah dilakukan pembongkaran sehingga, dan dalam waktu 3 hari ini ditargetkan akan selesai, " katanya.
Target pembongkaran selama 3 hari ini, menurut Pak Yes, dilakukan untuk mengejar waktu sehingga H-10 lebaran, jembatan bisa difungsikan kembali seperti semula oleh pengguna jalan. "Insyaallah H-10 jembatan bisa difungsikan seperti semula," katanya.
Ia meminta warga masyarakat untuk bersabar karena harus mengalihkan kendaraan dengan tonase berat melewati Jalan Daendels.
Sedangkan kendaraan kecil bisa melewati melewati jalan Sugio. Dan kendaraan pribadi masih bisa melintas di jalan nasional Babat - Surabaya.
"Pengalihan arus ini untuk kebaikan bersama hingga jembatan akan benar-benar berfungsi seperti sedia kala. Alhamdulillah semalam sudah mulai dilakukan pengerjaan dan dilakukan pembongkaran,” ungkap Yes.
Seperti diketahui, hasil koordinasi kepolisian, untuk sementara kendaraan besar dari arah Gresik diarahkan melalui Jalan Raya Daendels Pantura melalui akses Manyar.
Sebaliknya, kendaraan besar dari Tuban harus dialihkan ke Jalan Raya Daendels Pantura Timur ke arah Surabaya. Selain itu kendaraan besar dari arah Bojonegoro dan Tuban bisa melewati Jalan Babat ke selatan arah Jombang menuju Surabaya.