Musda Partai Demokrat Jatim

Forum Musda Partai Demokrat Jatim Tak Akan Putuskan Nama Ketua, Usulan Disetor ke DPP

Forum Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jatim dipastikan tidak akan menghasilkan nama ketua terpilih.

Editor: eben haezer
tribunjatim/yusron naufal putra
Ketua Steering Comittee (SC) Musda DPD Partai Demokrat Jatim, Reno Zulkarnaen 

Reporter: Yusron Naufal Putra

TRIBUNMATARAMAN.com | SURABAYA - Forum Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jatim dipastikan tidak akan menghasilkan nama ketua terpilih.

Sebab, dalam Musda yang akan berlangsung 20 Januari itu, forum hanya akan mengusulkan nama calon ketua kepada DPP. 

Ketua Steering Comittee (SC) Musda Partai Demokrat Jatim, Reno Zulkarnaen menjelaskan, format Musda pada kali ini memang berbeda dari gelaran yang biasanya memutuskan berdasarkan suara terbanyak. Namun, sebagaimana termaktub dalam regulasi organisasi. 

"Musda nanti Insyaallah cuma mengusulkan paling banyak tiga nama, jadi bisa satu nama, dua nama," kata Reno di Surabaya, Senin (17/1/2022). 

Baca juga: Jelang Musda Partai Demokrat Jatim, Emil Dardak dan Bayu Airlangga Kandidat Kuat Ketua DPD

Reno yang ketua fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim itu menjelaskan, forum Musda telah diatur secara rinci dalam AD/ART maupun peraturan organisasi. Mulai dari kandidat yang berniat mencalonkan diri hingga mekanisme bagaimana calon bisa terpilih. 

Untuk bisa 'nyalon', figur setidaknya harus mengantongi 20 persen surat dukungan dari pemilik suara sah. Di Jatim ada 40 suara, yang terdiri dari 38 DPC, 1 DPD serta 1 DPP. 

Sehingga, untuk bisa maju sebagai calon, figur harus mengantongi sedikitnya 8 dukungan. Menurut Reno, dukungan itu juga akan diverifikasi faktual jelang gelaran Musda. 

"Proses verifikasi faktual, itu memanggil seluruh pemilik suara sah satu persatu, untuk ditanyakan mendukung siapa dengan alasan apa, itu disampaikan oleh tim verifikasi dari BPOKK," sambungnya. 

Jika dipastikan telah mengantongi 20 persen suara, maka bakal calon akan ditetapkan pada proses sidang dalam forum Musda. Nah, pada proses berikutnya, setelah didapati kandidat, maka lantas diusulkan kepada pihak DPP Partai Demokrat

Usulan itu, kemudian ditindaklanjuti dengan proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test. Reno mengungkapkan, fit and proper test itu bakal dilakukan oleh tim yang terdiri dari tiga orang. Dari tim tersebut bakal diputuskan Ketua terpilih. 

"Tim tiga terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Jenderal dan Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP," urainya. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved