Breaking News:

Berita Blitar

Harga Telur Mahal, Peternak Blitar : Permintaan Naik, Populasi Ayam Turun 40 Persen Dampak PPKM

Harga telur ayam di Blitar naik tajam karena produksi telur di peternak turun. Sedangkan permintaan telur ayam di masyarakat tinggi

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
ist
Ilustrasi 

TRIBUNMATARAMAN.COM I BLITAR - Harga telur ayam di Blitar naik tajam karena produksi telur di peternak turun.

Sedang permintaan telur ayam di masyarakat tinggi saat Natal dan Tahun Baru.

Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (Putera) Blitar, Sukarman mengatakan harga telur di tingkat peternak juga naik sejak pekan lalu.

Baca juga: Harga Telur Ayam di Kota Blitar Tembus Rp 32.000 per Kilogram

Kenaikan paling tinggi harga telur ayam di tingkat peternak terjadi pada Kamis (23/12/2021) lalu mencapai Rp 29.000 per kilogram.

Sehari kemudian, Jumat (24/12/2021) harga telur ayam di tingkat peternak turun lagi menjadi Rp 24.500 per kilogram.

Lalu, pada Sabtu (25/12/2021), harga telur ayam di tingkat peternak turun lagi menjadi Rp 22.500 per kilogram.

"Senin (27/12/2021) kemarin harga telur di tingkat peternak naik lagi menjadi Rp 27.000 per kilogram. Sebelumnya, harga telur di tingkat peternak Rp 20.000-Rp 22.000 per kilogram," kata Sukarman, Selasa (28/12/2021).

Sukarman menjelaskan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan harga telur.

Faktor pertama, yaitu, populasi ayam di tingkat peternak turun sekitar 30 persen sampai 40 persen dampak penerapan PPKM beberapa waktu lalu.

Penerapan PPKM membuat sejumlah peternak mengurangi populasi ayam.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved