Kamis, 30 April 2026

Berita Kediri

English Massive (EMAS) Masuk TOP 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jatim

English Massive (EMAS) menjadi salah satu nominator TOP 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur 2021. 

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman/didik mashudi
Kegiatan English Massive belajar bahasa Inggris yang diikuti ibu-ibu di Kota Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - English Massive (EMAS) menjadi salah satu nominator TOP 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur 2021. 

Program EMAS yang telah berlangsung 6 tahun digagas Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar akan menjalani tahap presentasi dan wawancara pada 5-13 Oktober 2021.

Walikota menjelaskan, program EMAS dibuat karena masih terbatasnya akses belajar bahasa asing. Padahal bahasa asing menjadi alat komunikasi yang efektif untuk bersaing secara global di era industri 4.0 dan pentingnya peningkatan Sumber Daya Manusia.

Dinas Pendidikan yang menjadi leading sector dalam program ini membentuk tim untuk merancang konsep pembelajaran hingga menyeleksi tutornya.

EMAS juga terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa batasan usia, latar belakang sosial, serta tanpa batasan waktu dan tempat.

“EMAS diselenggarakan di fasilitas umum maupun rumah warga. Peran dan keterlibatan masyarakat adalah menjadi penanggung jawab spot. Materi yang diberikan berfokus pada speaking skill  dengan metode yang fun didampingi oleh tutor terpilih yang telah dibina secara khusus dan intensif,” jelasnya, Kamis (7/10/2021).

EMAS memiliki keunikan karena bersikap proaktif dengan mendekatkan layanan kepada warga. Program ini menawarkan banyak kemudahan, dibanding program serupa yang sudah pernah ada di daerah lain. 

Peminat datang ke lokasi layanan yang ditentukan dan pengajar tidak selalu tersedia karena bekerja secara sukarela.

Progam EMAS juga memaksimalkan platform sosial media sebagai sarana pembelajaran sehingga kelas tetap berjalan di masa pandemi. 

Selain itu, dengan membuka kompetisi bahasa Inggris secara nasional diharapkan dapat meningkatkan daya saing partisipan.

Fasilitas sertifikat lomba yang diakui Dinas Pendidikan Kota Kediri untuk penerimaan peserta didik baru ( PPDB)  jalur prestasi juga menjadi nilai tambah tersendiri.

Di masa pandemi saat ini menuntut berinovasi dan beradaptasi agar kegiatan belajar di seluruh spot tetap berjalan dengan lancar secara efektif. 

Keterbatasan fasilitas yang dimiliki oleh partisipan, kebanyakan tutor menggunakan WhatsApp sebagai platform utama pembelajaran. 

Para tutor juga beradaptasi dengan memanfaatkan online resources (website & aplikasi) yang mudah diakses dan tidak berbayar seperti Zoom, Google Meet, Kahoot!, Quizziz, Liveworksheet, dan platform online lainnya untuk mendukung pembelajaran secara online. 

Pandemi Covid 19 juga menjadi peluang untuk mengedukasi partisipan melalui materi pembelajaran yang relevan dengan upaya pemerintah dalam menanggulangi persebaran virus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved