Breaking News:

Kuliner

Pindang Sapi Khas Trenggalek, Menu yang Wajib Dicoba bagi Pencinta Makanan Berkuah

Salah satu kuliner khas Trenggalek yang cukup kondang adalah Pindang Sapi. Mirip rawon, tapi cita rasanya jauh berbeda.

tribunmataraman/aflahul abidin
Kuliner Pindang Sapi khas Kabupaten Trenggalek 

TRIBUNMATARAMAN.com | TRENGGALEK - Kabupaten Trenggalek punya banyak makanan khas yang wajib dicoba bagi para pencinta kuliner.

Selain ayah lodho yang sudah dikenal luas, ada juga pindang sapi.

Meski namanya pindang sapi, menu ini tak sama dengan makanan pindang yang biasa dikenal.

Orang biasa mengenal pindang sebagai ikan yang digarami dan dibumbui, kemudian diasapi dan direbus hingga kering.

Sementara pindang sapi merupakan makanan berkuah. Mirip rawon, tapi dengan cita rasa yang lebih beragam.

Salah satu warung yang menjual pindang sapi di Kabupaten Trenggalek adalah Warung Makan Yayang Lina Sihir.

Warung ini berada di pusat kota, letaknya hanya sekitar 100 meter dari Alun-alun Kabupaten Trenggalek.

Seperti yang dijelaskan tadi, secara sekilas menu pindang sapi serupa dengan rawon. Bumbu jangkep plus keluak menjadi bahan utama. Kuah hitam pekat ini disajikan dengan potongan daging sapi dan tetelan.

Selain itu, ada tambahan serundeng, potongan labu siam, dan cabai utuh. Bahan tambahan ini membuat cita rasa pindang sapi lebih beragam: pedas-gurih yang sama-sama menonjol.

“Kalau dari kuahnya, bedanya kalau rawon, kuah pindang sapi lebih pedas. Ini yang membuat khas,” kata Lina Sihir, pemilik warung.

Untuk isian, daging sapi, serundeng, labu siam, dan cabai utuh wajib hadir dalam seporsi pindang sapi.

Di Warung Lina Sihir, daging sapi yang disajikan bertekstur lembut. Juga ada beberapa tetelan yang disajikan sebagai pelengkap.

“Kalau isiannya tiap warung bisa berbeda. Yang isinya cuma tetelan saja juga ada. Yang daging saja juga ada. Saya memang sengaja memilih daging yang kualitasnya baik agar pelanggan puas dengan menunya,” sambung Lina.

Pengunjung bisa menikmati pindang sapi di warung yang terbilang sederhana tersebut. Tempat makannya pun terbilang menarik sebab berada di area joglo semi terbuka.

Seporsi pindang sapi, es jeruk, dan beberapa kerupuk bisa dinikmati seharga total Rp 20 ribu. (fla)

Baca juga: Nasi Krawu, Kuliner Khas Gresik yang Konon Dibawa Oleh Perantau Dari Madura

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: eben haezer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved