Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

BLK Tulungagung Gelar 14 Program Pelatihan Kerja Selama 2026

80 orang mengikuti program pelatihan kerja dan produktivitas tenaga Kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/David Yohanes
PERLENGKAPAN BELAJAR - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur, Sigit Priyanto menyerahkan perlengkapan belajar kepada peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung, Selasa (31/3/2026). Tahun ini BLK Tulungagung membuat 14 program pelatihan, tubuh drastis dibanding tahun 2025 yang mencapai 47 program.  

Ringkasan Berita:80 orang mengikuti program pelatihan kerja dan produktivitas tenaga Kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung, Selasa (31/3/2026).
 
Mereka adalah bagian dari peserta 14 program pelatihan yang disiapkan BLK Tulungagung selama 2026.
 
Jumlah program pelatihan ini turun tajam, karena tahun 2025 lalu ada 47 program pelatihan

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - 80 orang mengikuti program pelatihan kerja dan produktivitas tenaga Kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung, Selasa (31/3/2026).

Mereka adalah bagian dari peserta 14 program pelatihan yang disiapkan BLK Tulungagung selama 2026.

Jumlah program pelatihan ini turun tajam, karena tahun 2025 lalu ada 47 program pelatihan.

Penurunan ini disebabkan efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah.

“Untuk tahap awal ini ada 5 program. Nanti tahap kedua 5 program, dan tahap ketiga 4 program,” ungkap Kepala UPT BLK Kabupaten Tulungagung, Agus Setiawan.

Untuk tahap pertama, program pelatihan meliputi pengelola administrasi perkantoran,  juru gambar bangunan gedung, practical office advance, pengoperasian mesin produksi, dan servis sepeda motor sistem injeksi.

Khusus untuk servis sepeda motor injeksi, lama pelatihan 280 jam pelatihan atau setara 33 hari, sedangkan 4 program lainnya selama 260 jam pelatihan atau 33 hari.

Sumber pendanaan pelatihan ini dari APBD Provinsi Jawa Timur dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Jawa Timur.

“Harapannya pelatihan ini bisa menambah bekal keterampilan dan kompetensi warga Tulungagung dan Trenggalek, sesuai wilayah kerja kami,” sambung Agus.

Baca juga: Bupati Mas Dhito Cek Progres Rehabilitasi Gedung Pemkab Kediri, Progres 68 Persen

Setelah pelatihan, para peserta akan mengikuti uji kompetensi.

Mereka yang lolos uji kompetensi akan mendapatkan sertifikasi yang dikeluarkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Dengan keahlian yang didapat, mereka diharapkan bisa mendapat pekerjaan dan mendapatkan penghasilan yang layak.

“Semua pencari kerja usia 17-45 tahun bisa mendaftar menjadi peserta. Tentu kami melakukan seleksi,” jelasnya.

Proses seleksi dilakukan secara daring, rata-rata 50 pendaftar untuk setiap program pelatihan.

Dari jumlah pendaftar diambil 32 sampai 50 orang yang akan ikut proses seleksi wawancara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved