Jumat, 8 Mei 2026

Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Puluhan Rumah di Plosokandang dan Tanjungsari Tulungagung Rusak Disapu Puting Beliung

Angin puting beliung menyapu dua desa di dua Kecamatan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/David Yohanes
MENIMPA RUMAH - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berusaha mengevakuasi pohon sukun yang ambruk dan menimpa rumah usai dilanda puting beliung, di Dusun Srigading, Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026). Puluhan rumah rusak akibat diterjang puting beliung ini.  

Ringkasan Berita:
  • Angin puting beliung menyapu dua desa di dua Kecamatan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026).
  • Dua Desa Terdampak adalah Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru, dan Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu.
  • Berdasarkan data dari BPBD Tulungagung, puluhan rumah rusak akibat sapuan angin puting beliung tersebut

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Angin puting beliung menyapu dua desa di dua Kecamatan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026).

Dua Desa Terdampak adalah Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru, dan Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu.

Berdasarkan data dari BPBD Tulungagung, puluhan rumah rusak akibat sapuan angin puting beliung tersebut.

Di Dusun Srigading Desa Plosokandang, misalnya, sebuah pohon sukun ambruk menimpa sebuah bangunan Madrasah Diniyah dan rumah warga.

Setidaknya ada sekitar 6 rumah yang rusak di wilayah RT 3 RW 3 Dusun Srigading saja.

“Yang paling parah tertimpa pohon sukun ini,” ujar salah satu warga setempat, Imam.

Menurut Imam, angin bertiup saat hujan sekitar pukul 15.00 WIB dari arah selatan.

Awalnya hanya angin kecang yang bertiup beberapa menit, namun tidak sampai merusak.

Setelah angin pertama reda, ada jeda antara 3-5 menit datang gelombang kedua dengan kekuatan lebih besar.

“Angin kedua ini lebih kuat dan berputar-putar sangat cepat. Bertiupnya juga tidak lama,” sambung Imam.

Tiupan puting beliung ini hanya sekitar 1 menit dari arah selatan bergerak ke timur laut.

Meski sebentar, dampak kerusakan yang ditimbulkan sangat besar.

Puluhan rumah rusak pada bagian atapnya, sejumlah pohon ambruk termasuk pohon sukun yang menimpa madrasah dan rumah milik Abdul Kharim.

“Kebanyakan rusak di bagian atapnya. Asbes pecah, genteng rontok,” katanya.

Baca juga: Batu Raksasa Tutup Total Jalur Nasional Trenggalek-Ponorogo, Pengendara Gunakan Jalur Alternatif

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung berupaya menyingkirkan batang pohon sukun yang masih menimpa rumah dan madrasah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved