Selasa, 12 Mei 2026

Hari Kanker Sedunia

Peringati Hari Kanker Sedunia, Pimpinan RSUD dr Iskak Beri Semangat Kepada Para Pasien Kanker

Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Zumrotul Aini bersama sejumlah pimpinan rumah sakit ini mengunjungi pasien kanker

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/David Yohanes
MEMBERI SEMANGAT - Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, Jawa Timur, dr Zuhrotul Aini memberi semangat kepada salah satu pasien kanker yang sedang dirawat di Graha Mandiri 5, rabu (4/2/2026). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Kanker Sedunia, yang jatuh setiap 4 Februari.  

“Untuk kanker serviks, memang belum bisa optimal kemoterapi di sini, karena dokternya masih belajar, mengambil sub spesialis,” katanya.

Paling banyak pasien kanker yang ditangani adalah kanker payudara, yang mencapai lebih dari 900 orang.

Sementara kanker yang paling tinggi angka kematiannya adalah kanker usus.

Masih menurut dr Aini, penyebab kanker multifaktor, seperti genetik dan pola hidup.

“Pola hidup itu seperti makanan, menjaga kontaminasi yang tidak perlu, mengelola stres, dan faktor kebersihan seperti air bersih juga memegang faktor timbulnya kanker,” pungkasnya.

Saat ini RSUD dr Iskak punya sederet dokter yang menangani penyakit kanker, seperti bedah onkologi.

Kemudian spesialis onkologi thorak (kanker paru dan mediastinum), bedah digestif (kanker saluran cerna), dan bedah thorak kadiovaskular (tumor daerah rongga dada).

Ada juga spesialis urologi yang menangani kanker ginjal, saluran kencing, dan genetalia laki-laki.

Spesialis obgin yang menangani kanker kandungan dan genetalia perempuan.

Spesalis bedah syaraf tangani tumor otak, dan dokter hemato onkologi  yang menangani penyakit darah dan kanker, terutama kanker yang berasal dari sel darah dan sistem limfatik.

Data dari Dinas Kesehatan, di Kabupaten Tulungagung terapat 278 kasus kanker serviks, 984 kasus kanker payudara, 92 kasus kanker paru-paru dan 113 kasus kanker kolorektal atau kanker usus.

Dokter spesialis bedah onkologi di RSUD dr Iskak, dr Feri Nugroho, mengatakan pengobatan pada pasien kanker stadium awal bisa menambah harapan hidup hingga 5 tahun.

Sementara jika sudah masuk pada stadium 3 dan 4, tingkat harapan hidup semakin sedikit.

“Masalahnya 80 persen pasien yang datang pada stasium 3 dan 4. Yang stadium 2 kurang dari 30 persen,” paparnya.

Feri menilai, perlu ada edukasi ke masyarakat supaya tidak takut ke dokter dan tidak takut memeriksakan kesehatan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved