Senin, 8 Juni 2026

Kecelakaan di JLS Tulungagung

BPH Migas Nyatakan Sampel BBM dari Truk Tangki Terguling di JLS Tulungagung Jenis Biosolar

BPH Migas menyampaikan hasil laboratorium sampel solar, dari truk tangki yang terguling di Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/David Yohanes
HASIL UJI - Atiq Mujtaba (rompi kuning),  Analis Kebijakan Ahli Muda di Pengawasan Ketersediaan BBM Direktorat BBM BPH Migas menyampaikan hasil uji laboratorium sampel solar dari truk tangki yang terguling di Jalur Lintas Selatan Tulungagung, 28 November 2025 lalu. Hasil uji laboratorium memastikan solar jenis B40 atau Biosolar, namun belum bisa dipastikan apakah jenis solar bersubsidi atau nonsubsidi.  

Solar yang disebut legal ini, kenyataannya terguling saat diangkut truk PT Barokah Putra Ibu.

Perusahaan ini diketahui pernah terlibat perkara perdagangan solar subsidi secara ilegal.

“Kami masih dalami lagi. Kami akan minta petunjuk Wassidik (Pengawasan dan Penyidikan)  Polda Jatim, bagaimana penanganan ini selanjutnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Ryo Pradana N, yang menangani perkara ini.

Ryo mengaku melakukan penyelidikan dari bawah, yaitu sopir kemudian ke atas untuk mengungkap perusahaan angkutan dan asal BBM itu.

Ryo mengaku sudah memanggil pihak PT Barokah Putra Ibu, pemilik truk tangki yang terguling, namun belum ada respons.

“Kami sudah layangkan pemanggilan, tapi sampai sekarang belum ada yang datang,” sambung Ryo.

Ia memaparkan, ada 2 perusahaan yang terlibat pengangkutan solar dari PT Ganani itu, yaitu  PT Lancar Berkah Berlimpah dan PT Tiga Jaya Propertindo.

PT Lancar Berkah Berlimbah diketahui  memiliki izin usaha pengangkutan BBM yang berlaku sampai  24 April 2027.

Sedangkan PT Tiga Jaya Propertindo diketahui tidak memiliki Izin Usaha Niaga Minyak dan Gas Bumi.

“PT Tiga Jaya Propertindo tidak mempunyai kewenangan untuk kegiatan niaga BBM, termasuk memperdagangkan BBM kepada pihak lain,” papar Ryo

PT Lancar Berkah Berlimpah sebagai perusahaan transporter seharusnya menggunakan armada miliknya sendiri.

Namun 8.000 solar yang terguling diangkut armada yang tidak terdaftar sebagai milik perusahaan ini.

Sebab itu, Satreskrim Polres Tulungagung masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan pelanggaran di dalamnya.

Truk tangki  AG 9462 UT  terguling di Jalur Lintas Selatan (JLS) Desa/Kecamatan Besuki saat membawa 8.000 liter solar, Jumat (28/11/2025) lagi.

Truk tangki ini belakangan diketahui menggunakan plat nomor palsu, sementara plat nomor aslinya AG 9642 UT.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved