Minggu, 17 Mei 2026

Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

Program MBG di Trenggalek Serap 3.000 Tenaga Kerja Lokal

Hampir 3 Ribu Tenaga Kerja Terserap Program MBG (Makanan Bergizi Gratis) di Kabupaten Trenggalek 

Tayang:
Penulis: Madchan Jazuli | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Madchan Jazuli
RAPI BERSIH - Petugas SPPG tengah melakukan pemorsian. Di Kabupaten Trenggalek dari 68 SPPG sudah menyerap tenaga kerja sebanyak 2.994 orang.  

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Tenaga kerja yang terserap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Trenggalek hampir mendekati 3 ribu orang.

Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek, dr Sunarto menerangkan jumlah tersebut tersebar di seluruh Kecamatan se-Trenggalek. Dari total Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah berjalan, sudah ada 2.994 tenaga kerja yang berasal dari warga lokal.

"Untuk jumlah pekerja total SPPG, tenaga kerja yang terserap sudah sampai 2.994 orang," ujar dr Sunarto, Jum'at (15/5/2026).

Sunarto menambahkan jumlah tersebut berasal dari 68 SPPG yang sudah berjalan di Kabupaten Trenggalek. Dari total itu, saat ini masih 19 SPPG sudah mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Baca juga: Bansos Rp 10,439 Miliar Dibagi Khofifah ke Tulungagung, Terbesar untuk Bantuan Keuangan Desa

"Untuk yang sudah memiliki SLHS ada 19 SPPG," akuinya.

Menurutnya, kendala utama dalam pengajuan SLHS masih berkaitan dengan pemenuhan persyaratan dasar yang harus dipenuhi masing-masing SPPG.

"Kendala awal lebih pada pemenuhan persyaratan dasar," jelasnya.

Diimbuhkannya, program MBG sebelumnya juga menggandeng sekitar 20 UMKM lokal sebagai mitra penyedia produk. Namun, jumlah tersebut kini mulai berkurang setelah muncul ketentuan baru terkait makanan basah.

"Dulu masih awal ada 20 UMKM, namun setelah ada ketentuan makanan basah banyak yang sudah tidak bisa bermitra,” ungkapnya.

Sunarto mengaku untuk proses monitoring, masih melakukan pemadanan koordinat terkait dugaan adanya SPPG yang berdiri di lahan LSD (Lahan Sawah Dilindungi).

"Kalau sekarang masih proses pemadanan koordinat," bebernya.

Selain itu, masih ada satu SPPG yang masih berstatus suspend, yakni SPPG Bendungan Srabah. Pemberhentian sementara ini dilandasi gegara proses pemenuhan sarana dan prasarana yang belum rampung.

"Masih ada satu yang disuspend, yaitu Bendungan Srabah. Kendalanya pemenuhan sarpras," imbuhnya.

Guna mencegah hal itu terjadi di lokasi lain, Satgas MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) berupaya sekuat tenaga melakukan monitoring dan evaluasi berkala.

"Langkah kami melakukan monitoring dan pembinaan secara berkala agar seluruh persyaratan bisa dipenuhi," ujarnya.

Disinggung penerima manfaat, Sunarto mengaku penerima manfaat program MBG berasal dari dari siswa, guru, tenaga kependidikan.

Termasuk juga menyasar untuk kelompok 3B. Yaitu mulai balita, ibu hamil, serta ibu menyusui.

"Untuk penerima manfaat saat ini mencapai 174.922,"akuinya.

Selain memberikan manfaat gizi bagi masyarakat, program MBG juga dinilai mampu mendongkrak penyerapan tenaga kerja di daerah.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapan) Kabupaten Trenggalek, Imam Nurhadi menerangkan untuk dinas pertanian lebih pada produksi.

Akan tetapi untuk pemenuhan SPPG oleh penggilingan RMU Rice Milling Unit (RMU) yang menggunakan mesin atau fasilitas penggilingan padi modern yang kompak untuk mengubah gabah menjadi beras siap konsumsi dalam satu kali proses juga sudah ada.

Baca juga: Kunjungi SMKN 1 Tulungagung, Khofifah Resmikan Revitalisasi dan Rehabilitasi 44 Lembaga Sekolah

"Ada RMU lokal itu juga ada seperti di Tugu SPPG. Kita sebagian sudah mengambil beras premium dari penggilingan lokal. Diusahakan menyediakan beras untuk keperluan SPPG," ujar Imam Nurhadi.

Menurutnya sudah beberapa penggilingan lokal yang sudah diambil untuk mensuplai SPPG. Jadi tidak melalui kelompok tani (Poktan) maupun Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

"Tetapi lebih kepada penggilingan lokal di Trenggalek untuk penyediaan beras SPPG," tandasnya. 

(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved