Berita Pendidikan
Berikut Nilai Rata-rata TKA Pelajar di Jatim, Peringkat Kelima Nasional
Hasil Tes Kemampuan Akademik pelajar di Jawa Timur yang berada di peringkat kelima nasional menjadi evaluasi Dinas Pendidikan
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Sri Wahyuni
Ringkasan Berita:
- Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) pelajar di Jawa Timur yang berada di peringkat kelima nasional menjadi bahan evaluasi mendalam Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
- Berdasarkan data tersebut, nilai rata-rata TKA siswa Jawa Timur untuk mata pelajaran Matematika tercatat 36,77 dan Bahasa Inggris 25,35. Sementara itu, Bahasa Indonesia berada di angka 56,98
TRIBUNMATARAMAN.COM, SURABAYA — Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) pelajar di Jawa Timur yang berada di peringkat kelima nasional menjadi bahan evaluasi mendalam Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Berdasarkan data tersebut, nilai rata-rata TKA siswa Jawa Timur untuk mata pelajaran Matematika tercatat 36,77 dan Bahasa Inggris 25,35. Sementara itu, Bahasa Indonesia berada di angka 56,98.
Meski demikian, capaian tersebut dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kualitas riil peserta didik di seluruh satuan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadindik Jatim), Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa TKA berbeda dengan seleksi masuk perguruan tinggi seperti SNBP atau SNBT.
Menurutnya, TKA mengukur capaian lulusan secara menyeluruh dari seluruh sekolah dan seluruh siswa, kemudian diakumulasikan dalam rata-rata nasional.
“Kalau melihat hasil Jawa Timur itu di urutan kelima, memang harus dipahami bahwa TKA ini bukan seleksi masuk perguruan tinggi. Ini melihat hasil lulusan dari seluruh sekolah dan seluruh siswa, lalu dirata-ratakan secara nasional,” jelas Aries, Jumat (9/1/2025).
Ia mengakui adanya perbedaan capaian antardaerah di Jawa Timur yang memengaruhi nilai rata-rata provinsi.
Disparitas tersebut membuat beberapa wilayah dengan nilai lebih rendah menjadi faktor kerentanan yang turut menekan capaian nilai.
“Di Jawa Timur ini memang ada perbedaan antara berbagai wilayah. Ada yang nilainya tinggi, ada juga yang agak rendah. Inilah yang kemudian mempengaruhi nilai rata-rata secara keseluruhan,” ujarnya.
Baca juga: Warga Ngasem Bojonegoro Keluhkan Bau Menyengat Diduga Gas, Pertamina EP Cepu Beberkan Hal Berikut
Meski demikian, Aries menegaskan optimisme terhadap kesiapan akademik peserta didik Jawa Timur.
Berdasarkan pemetaan internal, banyak sekolah yang justru mencatat capaian di atas rata-rata nasional.
“Kalau kita lihat di sektor sekolah-sekolah, rata-rata sebenarnya tinggi. Di Malang itu tinggi, di beberapa wilayah Surabaya juga tinggi. Ini mengartikan bahwa anak-anak kita sebenarnya sudah siap,” tegasnya.
Ia menyebut, dalam satu sekolah bahkan terdapat siswa yang capaian akademiknya melambung jauh di atas rata-rata nasional. Namun karena penilaian TKA bersifat akumulatif nasional, keunggulan tersebut tidak selalu tampak secara agregat.
“Ada sekolah yang siswanya sangat tinggi, bahkan jauh di atas nasional. Tapi ketika dirata-ratakan secara nasional, hasilnya tetap terlihat sama,” kata Aries.
Dari hasil evaluasi tersebut, Dinas Pendidikan Jatim akan memfokuskan langkah ke depan pada pemetaan potensi dan kelemahan hasil TKA sebagai dasar perbaikan pembelajaran.
“Ke depan kita harus memetakan potensi dari hasil TKA ini. Mana yang perlu di-upgrade melalui proses pembelajaran yang disiapkan oleh guru-guru,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa rendahnya nilai TKA nasional bukan untuk mencari pihak yang disalahkan, melainkan menjadi sinyal perlunya perubahan pendekatan pendidikan.
“Ini bukan soal salah siapa. Ini mengartikan bahwa kita harus mengubah cara belajar dan cara mendidik anak-anak kita supaya hasilnya lebih maksimal,” tegas Aries.
Upaya perbaikan tersebut, lanjutnya, telah dilakukan bersama Kementerian Pendidikan serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Bahkan pada 5 Januari lalu, Dinas Pendidikan Jatim telah menggelar rapat koordinasi dengan seluruh jajaran dinas pendidikan untuk melakukan pemetaan secara mendalam.
Memasuki tahun 2026, Dinas Pendidikan Jawa Timur mengusung tema “pendidikan berdampak” sebagai arah kebijakan utama.
“Tidak boleh ada langkah pejabat dinas, kepala sekolah, maupun guru yang tidak berdampak pada proses pendidikan itu sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, untuk capaian wilayah, Aries menyebutkan bahwa hingga saat ini daerah dengan hasil TKA tertinggi di Jawa Timur adalah Malang dan Surabaya.
(Sulvi Sofiana/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik
Hasil Tes Kemampuan Akademik
Nilai rata-rata TKA
Dinas Pendidikan Jawa Timur
Jawa Timur
Tes Kemampuan Akademik
Bahasa Indonesia
Matematika
Bahasa Inggris
pendidikan
tribunmataraman.com
berita pendidikan
| Dari Laboratorium Digital hingga Dental Simulator, IIK Bhakta Perkuat Mutu Pendidikan Kesehatan |
|
|---|
| Perkuat Tata Kelola Pascatransformasi, UIN Syekh Wasil Kediri Resmi Lantik 25 Pejabat Akademik |
|
|---|
| UINSW Kediri Kupas Turots Tasawuf Nusantara untuk Resiliensi Spiritual di Era Digital |
|
|---|
| Hadiri Wisuda ke-67 UNP Kediri, Mbak Wali Vinanda Ajak Lulusan Jadi Pencipta Lapangan Kerja |
|
|---|
| Potret Inna Fatahna, Anak Penjahit Asal Nganjuk Raih IPK Sempurna yang Lulus Predikat Cumlaude |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pendidikan-Jawa-Timur-Aries-Agung-soal-TKA.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.